BREAKINGNEWS.CO.ID -  Hari keempat masa kampanye terbuka, cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin (KMA) akan menyapa masyarakat Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, KMA akan seharian di kota pendidikan tersebut.

Sebanyak empat titik yang akan dihadiri Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu. Selama di Yogya, KMA akan menghadiri sejumlah acara. Di antaranya acara istighotsah hingga shalawat bertajuk Yogya Ngawiji Nderek Kyai yang digelar Lapangan Lumbungrejo Tempel, Slaman.

Rangkaian acara tersebut digelar oleh Master C19 Portal KMA bersama Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-KMA Yogyakarya. Diperkirakan, puluhan ribu massa yang hadir dalam acara tersebut.

"Ya, kampanye Kiai Ma'ruf di Yogya,kita kerjasama dengan TKD yang menyelenggarakan," ungkap Rahmad Iskandar, penanggung jawab acara sekaligus Sekjen Master C19 Portal KMA, di Yogyakarta, Rabu (27/3/2019).

Menurut Iskandar, masyarakat Yogyakarta sangat antusias menghadiri kampanye cawapres petahana itu. "Karena yang mengisi acara besok, Gus Ali, pimpinan mafia sholawat," ujar pria asal Yogyakarta itu.

Ia juga mengungkapkan, seluruh perizinan sudah dikantongi. "Artinya, untuk agenda kampanye terbuka KMA selama di Yogya sudah aman," tuturnya.

Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal, Gus Syauqi Ma'ruf Amin berharap, kehadiran KMA di Yogya akan menjadi magnet warga untuk datang ke TPS mencoblos paslon 01. "Abah (KMA, red) akan mengampanyekan pemilu damai di Yogya," tandasnya.

Selain itu, KMA akan mengampanyekan Yogyakarta sebagai kota wisata, budaya yang selama ini sudah melakat. "Yogya ini daerah potensial. Namun perlu dioptimalkan sehingga bisa setara dengan Bali," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Master C19 Portal KMA, Doddy Dwi Nugroho meyakini, kehadiran KMA di Yogya akan mengubah peta perolehan suara di Pilpres nanti. "Abah  sudah punya konsep untuk memajukan Yogyakarta. Misalnya, mengoptimalkan potensi wisata dan budaya," ujarnya.

Konsep besar itu, lanjut Doddy, sudah diungkap KMA pada debat ketiga lalu. Meski tidak detail, namun konsep KMA terkait wisata dan budaya lebih matang dibandingkan sang rival, yakni Sandiaga Uno.

"Saat debat, Abah mengaku akan mengenalkan banyak destinasi wisata. Ini jelas, Abah punya konsep yang matang dalam konteks ini," pungkasnya.