BREAKINGNEWS.CO.ID - Tanda-tanda kemenangan paslon nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin (Jokowi-KMA) mulai terlihat. Kemenangan itu mengacu pada hitungan cepat (quick count) yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei.

Dari hasil quick count, Jokowi-KMA menang atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dikisaran 54 persen berbanding 44 persen. Kendati belum final, namun kemenangan sementara itu membuat pihak Master C19 Portal KMA bisa bernafas lega.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Direktur Master C19 Portal KMA, Doddy Dwi Nugroho. "Tentu, kami senang dan bersyukur. Karena kerja keras kami selama ini tidak sia-sia," ujarnya di Jakarta, Rabu (17/4).

Namun, Doddy berharap para relawan dan santri yang terkonsolidir di Master C19 Portal KMA tidak boleh terlena. Pria dua anak ini menagaskan, akan mengawal tanda-tanda kemenangan paslon 01 itu hingga final.

"Ya, relawan dan santri jangan senang dulu. Karena ini belum final. Artinya, kita harus terus mengawal suara hingga ke pusat dan ditetapkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum)," tandasnya.

Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA, Gus Syauqi Ma'ruf Amin juga mengaku lega. Menurutnya, kemenangan paslon 01 buah dari tekad jihad masyarakat menjadikan Indonesia maju.

Gus Syauqi yang juga putra cawapres nomor urut 01 tak lupa mengucapkan terima kasih kepada relawan dan santri, serta pendukung Kiai Ma'ruf. "Kemenangan ini bukan untuk Pak Jokowi dan Abah, tetapi ini kemenangan bangsa Indonesia," tandasnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada relawan dan santri, serta pendukung 01 semua yang telah berjihad di Pilpres 2019 ini," pungkasnya.