BREAKINGNEWS.CO.ID -  Tim tanggap bencana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di kawasan gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8/2018) melaporkan,  di sejumlah lokasi reruntuhan gempa, diterima laporan masih banyak warga yang tertimbun reruntuhan.

Laporan diterima dari tim  yang langsung melakukan penyisiran sejak Senin dini hari mengungkapkan, gempa yang terjadi Minggu malam, meruntuhkan ratusan rumah penduduk. "Saat ini tim masih mengevakuasi korban luka dan meninggal yang saat ini sudah ditemukan puluhan korban berhasil dievakuasi, 5 org diantaranya ditemukan dlm kondisi meninggal dunia," kata  komandan Lapangan tim tanggap bencana Baznas, Taufik hidayat seperti rilis yang diterima dari Baznas pusat, Senin 6/8/2018).

Tim juga bergerak di kawasan Tanjung, Lombok Utara untuk memberikan perawatan medis pada warga yang umumnya mengalami luka terbuka.

Ia mengatakan untuk kebutuhan logistik yang dibutuhkan saat ini adalah makanan siap saji seperti roti dan biskuit ataupun makanan cepat saji lainnya yang dapat dinikmati oleh para pengungsi.

Selain tim yang ada, Baznas juga mengirim tenaga tambahan  dengan mobil rescue kedua menggunakan pesawat Hercules TNI AU bersama Tim gabungan.

Baznas juga menyiapkan tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo, Jawa Timur dan RSB Yogyakarta untuk membantu penanganan pasien di lokasi karena berdasar informasi dari tim di lapangan saat ini seluruh unit medis di Lombok Utara dan Lombok Timur kuwalahan menangani korban gempa yang terus berdatangan.

Pada bagian lain PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni juga menyiapkan bantuan berupa kapal motor (KM) Egon sebagai sarana transportasi untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan tanpa dipungut biaya atau gratis dari Surabaya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). "Pelni sebagai BUMN transportasi laut menyediakan sarana transportasi kapal laut gratis untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Lombok, NTB, melalui Pelni Cabang Surabaya di Pelabuhan Tanjung Perak," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni, Ridwan Mandaliko, di Jakarta, Senin.

Pengiriman bantuan dapat dilakukan secara langsung melalui Pelni Cabang Surabaya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tanpa dipungut biaya atau gratis.

Ridwan mengemukakan, penyediaan transportasi laut secara gratis dari Pelni merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat Lombok, NTB, dan sekitarnya yang terkena musibah gempa bumi.

KM Egon, lanjut Ridwan, akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Selasa (7/8) ke Pelabuhan Lembar, NTB. KM Egon akan bersandar pada pukul 13.00 WIB dan berangkat pada pukul 18.00 WIB.

Dijelaskan, KM Egon merupakan kapal tipe Roro dan dapat mengangkut mobil, alat berat dan penumpang.