JAKARTA - Ketiga terdakwa yakni Erwin Situmorang, Alpin Bernius Sinaga, serta Ridwan Sitorus dengan kata lain Iyus Pane yang lakukan pembunuhan sadis di Perumahan Pulomas, Jakarta Timur, didakwa lakukan pembunuhan merencanakan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan ketiga pelaku itu cuma pada dasarnya saja, sesudah memperoleh kesepakatan dari Majelis Hakim. JPU menyebutkan kalau ketiga orang ini sudah lakukan perbuatan dengan berniat serta terencana untuk merampas nyawa orang lain.

Mengenai beberapa pelaku itu dijerat dengan Dakwaan kesatu, Primer Pasal 340 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, subsider Pasal 139 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP serta lebih subsider, Pasal 338 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP

Dakwaan ke-2, dijerat dengan Pasal 365 Ayat (3) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP serta ketiga Pasal 33 Ayat (3) juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

" Ini adalah hasil penyidikan dalam masalah ini, " kata JPU Zulkifli waktu membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (15/6/2017).

Mendengar dakwaan itu, penasihat hukum ketiga tersangka itu, Djarot menyebutkan tidak terasa keberatan serta akan tidak lakukan esepsi.

" Dasarnya kami tidak keberatan, keseluruhannya. Akan tidak menganjukan esepsi, " tutur Djarot.

Untuk sidang setelah itu, JPU bakal mendatangkan saksi-saksi untuk disuruhi keterangannya. Sidang setelah itu bakal di gelar pada Kamis 22 Juni 2017.

Sebatas di ketahui, perampokan sadis dirumah Dodi Triono yang ada di Perumahan Pulomas, Jakarta Timur, ini berlangsung pada 26 Desember 2016. Dalam peristiwa ini menelan 11 korban jiwa, enam salah satunya wafat dunia serta lima alami luka-luka.

Sedang, tindakan kejahatan ini dikerjakan oleh empat orang, yaitu Ramlan Butar-Butar, Erwin Situmorang, Bernius Sinaga, serta Ridwan Sitorus dengan kata lain Iyus Pane. Untuk sang kapten Ramlan mesti dilumpuhkan serta wafat dunia karna coba melawan.