BREAKINGNEWS.CO.ID – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku sangat beruntung karena Ducati baru mulai menunjukan keperkasan mereka di paruh kedua MotoGP 2018. Meski belum mampu mengalahkan Jorge Lorenzo dan Dovizioso dalam tiga balapan terakhir pasca libur patu musim, namun keunggulan poin yang ditorehkannya hingga saat ini membuatnya cukup nyaman untuk menatap gelar juara dunia musim ini.

“Beruntungnya bagi kami, mereka [Ducati], tampil sangat sangat kuat pada paruh kedua kejuaraan,” komentar Marquez atas dominasi skuat Borgo Panigale dalam tiga balapan terakhir. “Kami unggul 67 poin [atas Dovizioso], kami harus mengelolanya. Jika mereka memangkas lima poin tiap balapan, tidak masalah, kami akan tetap melaju.”

Marquez mengklaim RC213V miliknya merupakan paket terkuat pada awal musim, namun ia percaya Desmosedici GP18 telah melampauinya. “Sulit untuk dimengerti, karena taman tetangga selalu lebih baik dari milik Andar. Dan ini sesuatu yang, sejak Anda tidak mengendarai motornya, Anda tidak pernah tahu,” papar Marquez seperti yang dikutip Motorsport. “Tapi yang saya lihat di trek, pada paruh awal musim, empat atau lima balapan awal saya punya motor terbaik. Untuk saat ini, sepertinya Ducati, namun ini selalu menjadi kompromi antara pembalap dengan tim.

Hal serupa diungkapkan oleh Dani Pedrosa, menurutnya saat ini Desmosedci GP18 memiliki keuntungan, khususnya dalam akselerasi. “Benar bahwa Ducati, untuk beberapa alasan, memiliki keunggulan ekstra saat ini. Motornya sangat kencang, khususnya di lintasan lurus, jelas menjadi hal penting dibanding tim lainnya,” ungkap Pedrosa.

Sementara itu, Valentino Rossi, yang sempat membela skuat Borgo Panigale pada tahun 2011-2012, mengatakan penunjukkan Gigi Dall’Igna sebagai General Manager menjadi titik awal perkembangan masif Ducati. “Ducati telah melakukan pekerjaan hebat sejak Dall’Igna tiba. Mereka melakukan langkah maju yang seharusnya kami lakukan, saya pikir motor mereka menjadi titik referensi di grid,” tambah Rossi.