BREAKINGNEWS.CO.ID – Petenis asal Rusia, Maria Sharapova berhasil melaju ke babak kedua kejuaran grand slam Australian Open 2019. Bertanding di Rod Laver Arena pada Senin (14/1/2019), ia berhasil mengandaskan perlawanan Harriet Dart dengan skor 6-0, 6-0.

Menghadapi petenis kualifikasi ini, mantan petenis nomor satu dunia itu hanya membutuhkan waktu 63 menit untuk memastikan diri lolos ke babak kedua Australian Open 2019. Sepanjang pertandingan, petenis asal Rusia itu mencatat 20 winners.

Sejak awal laga, Sharapova sukses merebut empat gim pertama tanpa deuce sama sekali. Walaupun sempat mendapatkan perlawanan dari Dart, Sharapova akhirnya berhasil meraih kemenangan di set pertama dalam tempo 31 menit.

Dan pada set kedua, Sharapova kembali tampil baik dengan mematahkan servis Dart. Tak menemui kendala yang berarti, Sharapova pun berhasil mengamankan kemenangan di gim keenam.

Selanjutnya di babak kedua Australian Open 2019, Sharapova akan berhadapan dengan petenis asal Swedia, Rebecca Peterson. Sebelumnya di babak pertama, Rebecca memastikan diri lolos ke babak kedua setelah menyudahi perlawanan Sorana Cirstea dengan skor 6-4, 6-1.

"Saya pikir ini merupakan tes yang bagus untuk lengan dan bahu saya. Jelas kondisi bahu saya tidak terlalu menjadi rahasia tahun lalu. Ini adalah masalah yang harus saya hadapi sehingga harus mengakhiri musim di US Open," ungkap Sharapova, seperti dikutip dari wtatennis.com.

Walaupun mampu meraih kemengan mudah di babak pertama ini, Sharapova justru belum puas dengan performanya di laga tersebut. “Ketika Anda bermain di putaran pertama grand slam, dan saya telah berada di banyak posisi, seperti tahun lalu di Wimbledon, saya melawan seorang petenis kualifikasi yang bermain sangat bagus.”

"Tidak ada keraguan jika saya tidak berada pada level yang saya inginkan, tapi dia (Dart) berada di sana untuk bertanding," pungkasnya.

Kini tantangan bagi Sharapova untuk kembali mengukir hasil gemilang di Australian Open terbuka lebar. Terakhir kali ia menjuarai Australian Open adalah pada tahun 2008 lalu.