BREAKINGNEWS.CO.ID – Pembalap Moto2 dari Forword Racing Team, Stefano Manzi menyatakan jika secara pribadi dirinya telah memaafkan kelakuan buruk Romano Fenati yang terbukti dengan sengaja hampir membunuhnya saat sesi balapan Moto2 San Marino berlangsung pada Minggu (9/9/2018) di Misano.

Pernyataan tersebut dilontarkan pembalap asal Italia ini usai Fenati menyampaikan permohonan maaf kepadanya belum lama ini. Meski telah memaafkan Fenati, namun Manzi belum bisa menerima pernyataan Fenati yang mengatakan jika tindakan tidak sportif yang dilakukannya termakan provokasi yang dilakukan Manzi sebelum Fenati melakukan aksinya dengan menekan tuas rem depan Manzi saat kedua pembalap tersebut sedang melaju di lintasan lurus dengan kecepatan tinggi.

Akibat ulah Fenati tersebut, pembalap yang pernah tercatat sebagai salah satu anak asuhan Valentino Rossi di Akademi VR46 ini harus menerima berbagai kritikan tajam dari berbagai pembalap dan hukuman bertubi2 dari pihak penyelenggara, bahkan pembalap berusia 22 tahun tersebut, harus menerima kenyataan jika ijin balapnya dicabut oleh Federasi Motorsport Internasional (FIM).

"Saat Romano meminta maaf, saya sempat beroikir ada sesuatu yang salah," kata Manzi dikutip dari Tuttomotoriweb. "Namun saya yakin jika dia tidak ingin menebar kebencian, walau pun itu (menarik tuas rem) tetap sebuah tindakan yang buruk," tuturnya melanjutkan

"Satu-satunya hal yang tak saya sukai adalah saat dia menyebut adanya provokasi (dari Manzi)," kata pemuda 19 tahun ini. "Saya tak pernah memprovokasi siapapaun, perkelahian dan keributan itu adalah bagian dari olahraga kami," kata Stefano Manzi memungkasi.