BREAKINGNEWS.CO.ID – Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin meninggal dunia. Fuad Amin dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Graha Amerta, Surabaya. Kabar meninggalnya Fuad Amin ini disampaikan oleh orang dekat Fuad Amin, Syafiudin Asmoro. “Inalialillahi waa innaa ilahi rojiun. Telah wafat KH Fuad Amin Imron pada jam 16.00 WIB tadi,” kata Syafiudin melalui media sosial, Senin (16/9/2019).

Syafiudin menyebut jika Fuad Amin meninggal disebabkan karena penyakit jantung.

Kabar meninggalnya mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin juga dibenarkan oleh sahabatnya, Ustad Imam Kancil yang merupakan mubaligh untuk para tahanan di rumah tahanan Polda Metro Jaya. "Iya betul beliau telah wafat. Ini saya sedang dalam perjalan naik kereta menuju ke kediaman almarhum," ujar Ustad Imam kepada Breakingnews.co.id Senin (16/9/2019) malam.

Seperti diketahui Fuad Amin merupakan penghuni ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung karena kasus korupsi yang menjeratnya. Dia harus menjalani vonis penjara setelah divonis bersalah oleh majelis hak.

Namun, sekitar bulan Februari yang lalu, Kepala Lapas Sukamiskin Tejo Harwanto menyebut jika Fuad Amin tak lagi menghuni Lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung. Dia dipindahkan di Lapas Kelas I Surabaya, Jawa Timur. “Yang bersangkutan sudah pindah ke Lapas Kelas I Surabaya pada 30 November 2018. Pihak keluarga yang mengajukan pemindahan,” ujar Tejo

Tejo mengatakqn bahwa dalam permohonan pindah lapas, salah satu alasannya karena kondisi kesehatan Fuad Amin yang mengalami komplikasi penyakit.

Selama mendekam di Lapas Sukamiskin, Fuad Amin memang sering mengajukan permohonan untuk rawat inap di rumah sakit karena penyakit jantungnya itu. “Alasannya supaya keluarga dekat dengan yang bersangkutan yang sakit berkepanjangan. Jadi supaya bisa lebih diperhatikan,” kata Tejo.

Tejo menambahkan permohonan pindah lapas yang diajukan oleh keluarga ke Kemenkum HAM, dilakukan analisa terhadap kepindahan tersebut, keputusan pemindahan itu tidak dari Lapas Sukamiskin. “Jadi izin yang dikeluarkan itu oleh Ditjen Pas Kemenkumham karena pemindahan ini antar provinsi,” ujar Tejo pula.

Sepwrti diketahui RKH Fuad Amin Imron adalah politikus yang merupakan Ketua DPRD Bangkalan dan juga mantan Bupati Bangkalan, Madura. Ia menjadi sangat terkenal setelah tertangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan di rumahnya.