JAKARTA - Alvin Lim mengaku kecewa dan menilai penyidik terkesan memberi kelonggaran terhadap Manager Claim PT Asuransi Allianz Life Indonesia Yuliana Firmansyah, yang batal dihadirkan dalam pemeriksaan untuk kedua kalinya.

"Iya (saya) kecewa aja kalo sampe polisi membiarkan (bos) Allianz melecehkan kepolisian," tulis Alvin Lim kepada breakingnews.co.id, Rabu (11/10/2017) malam.

Menurutnya, sebagai institusi penegak hukum yang dicintai rakyat, seharusnya Kepolisian bersikap tegas dalam menyikapi kasus hukum yang tengah membelit Direktur Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia Joachim Wessling dan Manager Claim PT Asuransi Allianz Life Indonesia Yuliana Firmansyah.

"Kepolisian itu, kan kebanggan masyarakat. Dambaan keadilan masyarakat. Kalo sampai polisi gak tegas dan membiarkan pelecehan, apa jadinya negara Indinesia. Sedih saya," ujarnya.

Joachim Wessling dan Yuliana Firmansyah ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Metro Jaya atas laporan Ifranius Al Gadri dan Indah Guena Nanda lewat pengacara Alvin Lim, karena dinilai melakukan tindak pidana UU Perlindungan Konsumen. 

Alvin berharap penyidik lebih proaktif menindaklanjuti laporan masyarakat. "Karena sudah banyak yang jadi korban, jadi polisi harus secepatnya tuntaskan persoalan ini," pungkasnya.

Kasubdit Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Iman Setiawan kepada breakingnews.co.id, saat dihubungi Rabu (11/10/2017) menyatakan, jika pada pemanggilan pertama dan kedua tidak datang, Yuliana bisa dilakukan dengan penjemputan atau upaya paksa pada panggilan ketiga. "Sesuai prosedur seperti itu," ucap Iman.