JAKARTA - Pebalap Yamaha Movistar MotoGP, Maverick Vinales tak mau berlarut-larut kekecewaan setelah  gagal merebut gelar dunia tahun ini. Kenangan pahit itu sudah dilupakan pembalap berjuluk Top Gun dan memilih bersiap menghadapi musim baru.

Vinales memulai musim2017 dengan prestasi gemilang, yakni meraih tiga kemenangan dalam lima seri pertama. Sayangnya, motor YZR-M1 miliknya menunjukkan tanda-tanda kemunduran di Jerez, Spanyol, yakni sulit dikendalikan di atas lintasan dengan grip rendah atau guyuran hujan.

"Sudah jelas saya sangat kecewa. Saya memulai musim dengan kerja keras dan tampil kompetitif, namun tak mampu mempertahankan level itu. Tapi saat situasi tak berjalan sesuai harapan, tak ada gunanya kecewa berlarut-larut. Sayalah yang paling ingin merebut gelar dan mungkin sayalah pebalap dengan ambisi terbesar," ujarn vinales, seperti yang diberitakan oleh Motorsport.

Musim ini, Vinales pun terpaksa menduduki peringkat ketiga pada klasemen pebalap. Uji coba pascamusim di Valencia, Spanyol dan Sepang, Malaysia pun ia yakini telah membantu Yamaha mencari solusi, dan ia siap kembali mencoba merebut gelar tahun depan.

"Hanya sedikit pebalap yang punya hasrat sebesar saya untuk menang. Tapi dalam situasi sulit, tak ada gunanya juga merasa marah jika melihat orang-orang di tim Anda telah bekerja 100%. Saya tak bisa meminta lebih dari mereka," pungkas juara dunia Moto3 2013 ini.