BREAKINGNEWS.CO.ID – Kelalahan 1-2 yang diterima Liverpool dari Wolverhampton Wenderers di babak ketiga Piala FA yang berlangsung di Molineux Stadium, Selasa (8/1/2019) tidak hanya membuat The Reds tersingkir, akan tetapi juga memakan korban.

Bek Dejan Lovren yang awalnya dipasangkan dengan Fabinho mengalami cedera hamstring dalam laga tersebut dan harus digantikan dengan pemain muda berusia 16 tahun, Ki-Jana Hoever pada menit keenam. Menurut Manajer Liverpool, Juergen Klopp, dirinya terlalu memaksakan Lovren bermain melawan Wolverhampton. Padahal pemain asal Kroasia itu sudah tampil dalam enam laga berturut-turut bersama The Reds.

"Dejan sejatinya tidak ada dalam rencana. Dia seharusnya hanya berada di bangku cadangan. Akan tetapi apa yang terjadi? Dan kami membuat perubahan lagi," ujar Klopp dikutip dari Sky Sports, Selasa (8/1). "Dejan telah memainkan banyak pertandingan dalam tiga atau empat minggu terakhir. Hampir di semua pertandingan. Itulah sebabnya [awalnya] dia tidak [akan] dilibatkan melawan Wolverhampton," Klopp menambahkan.

Hanya saja, Klopp terpaksa melakukan perubahan dengan memainkan Lovren dikarenakan enggan mendapat tudingan tidak menghormati Piala FA jika memainkan pemain muda. Meskipun manajer asal Jerman itu punya kesempatan menurunkan Hoever dan Fabinho sejak awal pertandingan. "Yang saya dengar Lovren cedera hamstring, tanpa ada tanda-tanda apapun sebelumnya. Saya bertanya kepada semua orang [sebelum pertandingan] tidak ada tanda-tanda [cedera]. Jadi itu keputusan yang harus Anda buat," ucap Klopp.

Saat ditanya sampai kapan Lovren harus beristirahat, Juergen Klopp belum bisa memastikannya. Pada awal musim ini Lovren juga mengalami cedera dan absen dalam enam laga awal karena mengalami cedera panggul. Mengenai permainan timnya melawan Wolverhampton, Klopp mengakui Liverpool terlalu mudah kehilangan bola. "Semua orang di lapangan bersusah payah melawan angin, dengan mengontrol bola, dan sentuhan pertama sering tidak baik," tutur Klopp.