BREAKINGNEWS.CO.ID – Merayakan keberhasilan  pada saat usia matang adalah salah satu mimpi yang sebentar akan diwujudkan oleh Livienne Russellia. Ya, perempuan cantik sekaligus pengusaha produk perawatan wajah perempuan ini akan merayakan perjalanan sukses karir dan hidupnya dalam sebuah acara yang diberi judul  43 Fourtythree & Fabulouse ini.

Judul tersebut dipilih karena bersesuian dengan usianya yang masuk di angka 43. Demi perayaan dan peringatan jatuh bangunnya ia dalam mennjalani bisni tersebut, dirinya tak mau tanggung-tanggung.  Ini dibuktikan dengan kehadiran penyanyi Bunga Citra Lestari  (BCL) yang akan menyanyikan tujuh lagu. Ikut hadir,  disainer Ivan Gunawan yang akan meramaikan penampilan perempuan yang bersuamikan pria Malaysia itu.

"Ini adalah kali pertama saya menggelar pesta ulang tahun super gede mas, dan cukup makan biaya. Saya pilih BCL menjadi tamu special dalam pesta ini karena saya sangat suka dengannya. Dia punya pesona dan kemampuan bakat yang sangat bagus," aku Livienne, kemarin.

Para tamu undangan yang ia siapkan berasal dari kalngan pebisnis, pengusaha, selebriti, pejabat, serta para make-up artis kondang. Serentet mata acara telah matang dipersiapkan, termasuk peluncuran parfum merk Martinez miliknya. "Saya juga akan memberikan sumbangan atas semua hadiah uang yang diterima selama ulang tahun saya ke Tulip Lions Club dan  Pansophia Nusantara Foundation. Setelah pesta  kami akan boyong distributor perusahaan kami jalan-jalan ke Australia" urainya lagi.

Livienne bercerita tentang perjalanan bisni dan usahanya yang bermula dari usaha makanan, yakni kacang toples, sebelum sampai ke level premium seperti saat ini.

Menjual makanan ringan menjadi pilihan baginya kala mengalami fase keterpurukan sebagai pebisnis. Livienne tak punya rasa malu sedikitpun atau bahkan gengsi untuk kembali mengulang merakit kejayaannya - yang ia nikmati seperti saat ini.

"Saya telah mengalami proses panjang dalam jatuh bangun merintis suatu bisnis. Berawal dari menjual kacang toples yang membukakan jalan untuk terjun dibidang consumer goods. Menjual kacang toples adalah pilihan bisnis kecil yang bisa saya lakukan pada masa terpuruk di waktu lampau karena keterbatasan modal usaha yang menuntut saya harus memulai dari nol untuk ikut menanggung keluarga,"

Pun dengan giatnya mengkayuh roda usahanya, alhasil tak perlu lama waktu baginya untuk hijrah dari penjual kacang toples menjadi importir makanan, minuman hingga kosmetik!

"Hanya menjual kacang toples sekitar 1 (satu) tahun dan mengalami kerugian karena cepat kadaluarsa, kemudian saya melihat peluang untuk mengimpor makanan, minuman dan kosmetik," lanjutnya.

Namun sayangnya, pada tahun 2006 terjadi pengetatan barang impor oleh pemerintah, dan iapun harus kembali mengalami kerugian hingga bisnis impor-nyapun menjadi vakum selama 1 tahun.

Bukan Livienne jika tidak punya keberanian bertarung dalam kesulitan. Merasa perlu bertindak, iapun kembali bangkit dengan menjajal bisnis industri kosmetik. "saya awali bisnis ini dengan home industry. Denga membuat produk perawatan tubuh seperti sabun, lotion juga lulur. Konsep susu kambing, bisa disebut kami lah yang mepeloporinya saat itu,"

Label usahnya pun lahir dengan merk dagang  Vienne, sebuah merk produk yang mencetuskan susu kambing sebagai formula produknya.

Livienne pun terus gencar melakukan beragam inovasi dalam produk- produknya. Bahkan iapun mendistribusikan hingga ke mancanegara, setelah mendapatkan sertifikasi Pengawas Obat dan Makanan untuk cara Pembuatan Komestika yang Baik (CPKB), serta label halal dari LP MUI dengan ISO 22716:2007 dari SGS, Prancis .