BREAKINGNEWS.CO.ID - Aplikasi perpesanan lintas platform Line membenarkan jika mereka akan merilis bursa cryptocurrency disebut BitBox pada Juli 2018. Langkah ini tidaklah mengejutkan karena pada Januari tahun ini mereka mengungkapkan jika mereka berencana memasuki dunia cryptocurrency dengan membuat bursa. Tapi Line berujar jika bursa ini tidak akan tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat (AS) dan Jepang karena hukum di kedua negara itu.

Line awalnya mulai sebagai layanan perpesanan tapi sekarang mereka melebarkan sayap ke layanan musik streaming, taksi on-demand, pengiriman makanan, pembayaran seluler, dan banyak lagi. Langkah untuk memasuki dunia cryptocurrency dianggap sebagai langkah yang masuk akal, tulis Ubergizmo, Kamis (28/6/2018).

Bursa BitBox Line akan mendukung trading 30 token berbeda termasuk nama besar seperti Bitcoin, Bitcoin Cash dan Ethereum.

Line berkata token yang didukung dipilih melalui proses screening yang ekstensif. Akan ada biaya trading sebesar 0,1 persen.

Bursa ini akan tersedia untuk pengguna di seluruh dunia dan dalam 15 bahasa. BitBox tidak akan menangani fiat atau mata uang konvensional. Mereka hanya akan memfasilitasi trading antar token. Hal ini berarti Anda tidak bisa menggunakan mata uang konvensional untuk membeli bitcoin pada BitBox. Tapi Anda bisa menggunakan Bitcoin Cash untuk membeli Litecoin.

Sementara itu, Apple telah memperbarui panduan ulasan App store. Mereka tak akan mengizinkan penambangan cryptocurrency pada iPhone dan iPad. Panduan baru ini dirilis oleh perusahaan itu dalam Worldwide Developers’ Conference untuk aplikasi yang tersedia dalam app store.

Panduan baru itu menulis dengan jelas di bawah bagian compatibility. Jika aplikasi apapun termasuk ikan lohan ketiga yang ditampilkan di dalamnya tidak boleh menampilkan sesuatu yang berbeda seperti misalnya penambangan cryptocurrency.

Dalam bagian yang membahas cryptocurrency juga dijelaskan hal ini. Aplikasi boleh memfasilitasi penyimpanan mata uang digital. Tapi aplikasi tidak boleh digunakan langsung untuk menambang. Proses menambang harus dilakukan di luar iPhone dan iPad, tulis Ubergizmo.

Apple tidak memperbolehkan sumber daya pada ponselnya digunakan untuk menambang mata uang digital. Selain itu, semua aplikasi terkait cryptocurrency tidak boleh menawarkan insentif berupa mata uang digital kepada pengguna bila mereka melakukan tugas tertentu. Misalnya mengunduh aplikasi lain yang ditawarkan. Atau mempromosikan aplikasi itu di sosial media.