BREAKINGNEWS.CO.ID - Piala Dunia sudah berakhir dan Prancis adalah juaranya. Les Bleus mengkandaskan perlawanan Kroasia pada partai final di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018), dengan skor 4-2. Piala Dunia 2018 sepertinya kurang bersahabat untuk pemain-pemain top seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Sergio Ramos. Karena, mereka harus angkat koper lebih cepat setelah digulung oleh lawan-lawannya.

Seperti Portugal yang harus tersisih pada babak perempat final oleh Uruguay. Argentina yang didepak oleh Prancis, dan yang lebih parah adalah Spanyol teringkir di babak 16 besar dari Rusia. Jika pemain-pemain top diatas tak mampu menunjukkan kegemilangannya seperti apa yang mereka lakukan bersama klub-klubnya di pentas Eropa. Berbeda dengan pemain-pemain ini. Mereka adalah pemain yang biasa-biasa saja yang menjadi luar biasa setelah Piala Dunia 2018.

Ante Rebic

Ante Rebic (Foto: Dok. fifa.com)

Namanya masih kalah mentereng di Timnas Kroasia dari Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic, dan Mario Mandzukic. akan tetapi, pemain sayap Eintracht Frankfurt ini sangat fenomenal di sayap kanan Kroasia dan ikut membantu mereka ke final. Meski kalah dari Prancis di final, Rebic adalah salah satu pemain Kroasia yang menonjol. Dia menunjukkan kecepatan luar biasa di sayap dan mengancam pertahanan lawan dengan serangan yang agresif.

Dia mencetak gol indah melawan Argentina di pertandingan babak penyisihan grup dan kinerjanya cukup fenomenal sepanjang turnamen. Performa impresifnya di Piala Dunia sudah menarik perhatian beberapa klub papan atas Premier League.

Hirving Lozano

Hirving Lozano menjadi incaran Manchester United (Foto: Dok. twitter)

Mimpi buruk bagi Timnas Jerman di laga pembuka Piala Dunia, dia adalah Hirving Lozano. Pemain berusia 22 ini mencetak gol kemenangan Meksiko atas Der Panzer 1-0. Dia merupakan ancaman nyata dengan kecepatan, kekuatan, dan kemampuannya melewati defender lawan.

Lozano adalah seorang superstar di Meksiko dan tampil cemerlang di Eredivisie musim 2017. Lozano mencetak 17 gol dan membuat delapan assist untuk PSV di Eredivisie pada musim 2017/18. Penampilannya di Piala Dunia 2018 menarik perhatian beberapa klub top Eropa, termasuk Manchester United dan Barcelona.

Denis Cheryshev

Denis Cheryshev menjadi incaran klub-klub top Eropa setelah Piala Dunia (Foto: Dok. fifa.com)

Jika pertanyaannya adalah siapakah pemain tuan rumah Piala Dunia yang paling bersinar. Tentu jawabannya adalah Denis Cheryshev. Bagaimana tidak, Tampil sebagai pemain cadangan di tim Rusia, Cheryshev menjelma sebagai pemain yang haus gol. Total, empat gol telah ia sarangkan ke gawan lawannya. Pemain berusia 27 tahun itu mencetak dua gol di pertandingan pertama dan kemudian mencetak gol melawan Mesir di pertandingan berikutnya.

Dia kemudian mencetak gol lagi melawan Kroasia di perempat final tetapi kalah dalam adu penalti. Mantan bintang Real Madrid itu saat ini bermain di La Liga bersama Villarreal dan bisa pindah ke klub-klub top Eropa pada musim panas setelah tampi impresif di Piala Dunia.

Kieran Trippier

Selebrasi Kieran Trippier usai mencetak gol di Piala Dunia (Foto: Dok. fifa.com)

Jika di Lini depan Inggris memiliki Harry Kane, untuk posisi fullback Inggris memiliki Kieran Trippier. Bek 27 tahun itu adalah pemain Inggris ketiga yang mencetak gol di semifinal Piala Dunia. Dia mencetak gol penalti penting dalam adu penalti melawan Kolombia selama pertandingan babak 16 besar. Dimainkan di sayap kanan oleh Gareth Southgate, Trippier menyelesaikan empat operan kunci tiap pertandingan, sehingga total membuat 24 peluang di turnamen.

Benjamin Pavard

Tottenham, Bayern Munchen, dan Chelsea siap berburu Pavard (Foto: Dok. twitter)

Datang ke Piala Dunia sebagai bek pilihan kedua tetapi menyelesaikan turnamen dengan penampilan hebat dan medali juara. Pavard menjadi starter dalam pertandingan pembuka Prancis melawan Australia dan tidak pernah melambat setelah performa yang kuat di turnamen.

Dia membuat 34 penampilan untuk Stuttgart di Bundesliga musim lalu dan bermain di berbagai posisi defender dan gelandang untuk tim Jerman. Gol menakjubkannya melawan Argentina di babak 16 besar adalah salah satu gol terbaik turnamen ini.

Harganya meningkat secara drastis setelah Piala Dunia. Pavard bisa direkrut dengan biaya 35 juta euro pada 2019 sesuai dengan klausul rilis dalam kontraknya. Pemain berusia 22 tahun itu sudah dikaitkan dengan klub-klub top Eropa seperti Tottenham, Bayern Munchen, dan Chelsea.