BREAKINGNEWS.CO.ID - PT. Liga Indonesia Baru (LIB) menyiapkan dua piala serta medali bagi juara Liga 1 2018 di Jakarta serta Makassar, mengingat ketatnya persaingan antara Persija Jakarta dan PSM Makassar dalam memperebutkan gelar juara Liga 1 2018.

Persija Jakarta, untuk sementara memimpin klasemen Liga 1 dengan perolehan 59 poin. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini unggul satu poin dari PSM Makassar di urutan kedua. Persija akan menjalani laga terakhir dalam pekan 34 Liga 1 menjamu Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu (9/12) sekitar pukul 15:30 WIB. Pada hari dan jam yang sama, PSM juga bertanding melawan PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

"Kalau dari kami [PT LIB], itu tuan rumah masing-masing. Kepentingan LIB adalah hanya mempersiapkan dua tempat itu sebagai tempat untuk menyerahkan piala dan medali untuk pemenang," kata Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor Shalomboboy pada Jumat (7/12).

Tigor juga menyampaikan, piala yang akan diserahkan kepada Persija atau PSM setelah pertandingan pada minggu (9/12) mendatang merupakan replika piala. Piala yang asli baru akan diserahkan setelah kompetisi berakhir. Tigor berharap Liga 1 berakhir dengan baik dan mulus. Kompetisi tersebut, katanya, merupakan pesta semua masyarakat Indonesia yang cinta sepak bola.

"Bukan hanya [pesta] tim juara. Kami berharap pertandingan berlangsung tanpa kerusuhan, tanpa penonton masuk lapangan. Mau di Jakarta atau Makassar, atau tim yang lolos degradasi, merayakan dengan sportif," ucap dia. Sebelumnya dalam final Liga 2 di Stadion Pakansari, pihak keamanan kecolongan karena ada penonton yang membawa flare (salah satu bentuk piroteknik yang menghasilkan cahaya yang sangat terang atau panas tinggi). Menanggapi hal tersebut, Tigor menuturkan ada perbedaan format Liga 2 dengan Liga 1.

"Di Liga 1, sepanjang musim tuan rumah adalah klub. Mereka pasti sudah tahu [penonton dilarang bawa suar]," ucapnya. Setelah Liga 1 selesai, Tigor akan melakukan evaluasi terkait segala hal yang terjadi di musim ini. PT LIB, lanjut dia, sudah mempersiapkan bahan-bahan evaluasi. 

"Kami akan laporkan ke Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), mudah-mudahan pekan depan kami serahkan laporannya," ujar Tigor. Mengenai jadwal kompetisi musim depan, Tigor mengabarkan belum ada keputusan tentang tanggal pasti penyelenggaraannya. Hal itu, lanjutnya, tergantung evaluasi dari PSSI. "Kami tunggu arahan waktu kompetisi dan hal lain. Bulannya ini belum resmi. Karena ada pemilihan presiden (Pilpres) 2019, kemungkinan yang paling aman setelah itu," ujarnya menambahkan.