BREAKINGNEWS.CO.ID - Dalam rangka memperingati hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura yang ke-50 tahun pada, 6 September 2017 lalu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) akan menampilkan karya anak bangsa dalam pameran Rising Fashion 2018.

Sebelumnya pada tahun 2017 lalu designer Singapura datang ke Jakarta. Kini sebanyak 14 brand yang terpilih akan tampil di Rising Fashion 2018 yang akan berlangsung selama sebulan di Paragon Mall, Singapura pada 1 - 30 Agustus 2018.

Bekraf akan memfasilitasi fashion brand akan memasaskan produk Indonesia di festival Rising Fashion 2018 yang digagas dari Republik Indonesia dan Singapura. Dari 14 brand Indonesia akan dibagi menjadi dua gelombang di mana setiap gelombang akan diisi oleh tujuh brand.

Gelombang pertama akan diadakan pada 1-15 Agustus 2018 untuk merek-merek Purana, Saul, Nataoka, Hunting Field, Maison Met, Pattent Goods, dan Oaksva Jewellery. Sedangkan untuk gelombang kedua akan digelar pada 16-30 Agustus 2018 dengan merek partislpasl adalah: Woodka, Bermock, Danjyo Hiyoji, Alexalexa, D.Tale, Jeffry Tan, dan Diniira.

“Latar belakang Rising Fashion 2018 ini sebenarnya sudah mulai tahun lalu, ini merupakan bagian dari perayaan hubungan diplomating yang sudah 50 tahun antara Republik Indonesia dengan Singapura, salah satu cara kita membangun diplomasi melalui ekonomi kreatif dan fashion. Tahun lalu kita mengundang fashion designer Sigapura untuk hadir di Jakarta, tahun lalu di waktu yang sama 1 Agustus selama satu bulan hadir di Pacific Place, Jakarta. Untuk tahun ini kita justru ke Singapura, ada 14 brand yang akan hadir di Popup Store selama satu bulan,” ujar Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simanjutak di Pelataran Menteng, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

"Target kami selanjutnya untuk membawa brand fashion untuk masuk pasar global, kami melihat  hak bisnis fashion yang ada di Singapura. Untuk saat ini kami memfasilitasi pop-up store. Kami berharap dari pop-up store ini bisa kami bisa membina relasi, retailer bahkan investor di Singapura, dalam waktu sebulan ini tidak hanya menjual konsumen tetapi juga bisa memiliki present yang permanen, itu sebenarnya tujuan kami. Dari 14 brand ini dipilih melalui proses kurasi, proses kurasi ini sendiri dipilih secara nasional melalui sosial media,” ujar Joshua Puji.

“Kami berharap mendapat hasil yang positif dan ke depannya tidak hanya Rising Fashion saja, nanti kita akan mengebaluasi dari para designer, akan membawa hasil yang positif, karena Rising ini hubungan antara RI dengan Singapura, even tidak berhenti disitu saja kita akan terus bekerja sama agar event ini akan berlanjut tahun-tahun kedepan, tambah Joshua Puji Mulia.

Sementara untuk perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Sigit S. Widyanto mengucapkan terima kasih kepada Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sehingga bisa mewujudkan pameran Rising Fashion. Untuk terpilihnya tempat di Paragon Mall, Singapura. Pihak KBRI mengatakan bahwa Singapura pusat fashion terbesar.

“Kenapa kita buat di Paragon Mall, karena Singapura pusatnya lalu lintas turis Singapura, kalau tidak salah 18 juta pengunjung setiap tahunnya di Mall. Itulah kita bekerja sama dengan Paragon untuk mewujudkan Rising Fasion, tentu kerja sama ini kita berharap akan menjadi program tahunan, kita gunakan Singapura untuk market akses, tentu kerja sama ini kita harapkan berjalan terus, bahkan mungkin kerja sama Indonesia Singapure Fashion Week," ujar Sigit S. Widyanto selaku  perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.