JAKARTA - Terkait kasus gratifikasi atas proyek-proyek di Provinsi Jambi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memanggil Bupati Muaro Jambi Masnah Busyroh. Pemanggilan Masnah untuk diperiksa dan untuk melengkapi berkas perkara terhadap tersangka Gubernur Jambi non-aktif Zumi Zola. Tak hanya itu, KPK juga akan memeriksa satu saksi lainnya yakni Martoni selaku pihak swasta.

"Penyidik memanggil saksi untuk tersangka ZZ(Zumi Zola)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (16/5/2018). Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus tersebut, Zumi dan Arfan selaku Kadis PU diduga telah menerima uang sejumlah Rp6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Ada pun uang tersebut juga diduga diberikan sebagai uang ketok palu kepada sejumlah anggota DPRD Jambi terkait pengesahan RAPBD tahun anggaran 2018.

Atas perbuatannya, Zumi Zola disangkakan melanggar Pasal 12 (B) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jakarta juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sebelumnya, KPK juga memanggil sejumlah karyawan swasta seperti Ade Erlanda, Nur Apriyanti, dan Anisa Pratiwi. Mereka ditanyai soal sejumlah uang yang diterima Zumi Zola dan Arfan.