BREAKINGNEWS.CO.ID-Leicester City dipermalukan Crystal Palace 1-4 dalam lanjutan pertandingan pekan ke-27 Liga Inggris Minggu (24/2/2019) dini hari WIB di King Power Stadium, Leicester. Tak diragukan lagi jika kekalahan ini kemungkinan menyebabkan posisi Claude Puel sebagai manajer Leicester terancam. Sebagian besar dari pendukung fanatik dari klub yang disponsori perusahaan minuman suplemen dari Thailand itu sudah meminta Puel dipecat.

Dua di antara empat gol tim tamu dicetak oleh Wilfred Zaha menit ke-70 dan injury-time 90+3, serta dari Mitchy Bhatsuayi menit ke-40 dan kapten tim Luka Milivojevic dari eksekusi penalti menit ke-81. Satu-satunya gol tim tuan rumah dibuat oleh mantan bintang Manchester United Jonny Evans menit ke-64, untuk membuat kedudukan menjadi 1-1.

Leicester City menjadi satu-satunya tim tuan rumah yang menderita kekalahan dari empat laga matchday 27 yang dilangsungkan sepanjang Sabtu sore dan malam. Pada tiga pertandingan lainnya, Burnley menghajar Tottenham Hotspur 2-1, membuat tim London utara itu harus pulang dengan penuh kekecewaan.  AFC Bournemouth bermain imbang 1-1 dengan Wolverhampton Wanderers, sementara Newcastle United memukul Huddersfield Town 2-0.

Di King Power Stadium, kemenangan Crystal Palace atas tuan rumah Leicester City diwarnai penampilan gemilang Michy Batshuayi untuk klub barunya ini.

Kemenangan besar atas Leicester, juara kejutan Premier League di musim 2015-2016, membuat nama Roy Hodgson kembali terangkat. Mantan manajer timnas Inggris ini adalah juga manajer tertua di Premier League saat ini. Perlahan namun pasti Hodgson mengangkat Palace dari zona degradasi ke posisi papan tengah, kini di urutan ke-13 dengan akumulasi nilai 30 dari 27 laga. Posisi Palace hanya setingkat di bawah Leicester, yang dua angka lebih baik di urutan 12.

Jika Roy Hodgson demikian disanjung, sebaliknya dengan Claude Puel. Kekalahan telak 1-4 membuat posisinya diujung tanduk. Media-media Inggris langsung menyebutkan jika 'pemerintahan' Claude Puel harus berakhir secara menyakitkan.

Pasalnya, ini adalah kekalahan ketujuh dari sembilan pertandingan untuk Puel. Kepercayaan yang tersisa untuk manajer asal Prancis itu hancur oleh fakta Leicester sekarang dekat dengan zona degradasi.

Sejumlah tokoh di klub, termasuk Puel, telah berulang kali menyatakan menembus zona kualifikasi Liga Eropa sebagai target mereka di musim ini.  Tetapi, itu tampaknya hilang dan penilaian terbaru dari Peter Schmeichel.

Schmeichel Sr mengatakan bahwa Puel tidak mendapatkan yang terbaik dari skuad yang berbakat, dan sementara pemain tidak dapat dilepaskan tanggung jawabnya untuk memenangkan hanya empat pertandingan di kandang pada semu ajang. Jadi, tidak dapat dihindari bahwa Claude Puel sebagai manajer gagal secara dramatis.

Hodgson, yang pernah menjadi target Leicester untuk menggantikan Claudio Ranieri, terus menebar senyum seusai pertandingan. Hari ini, Hodgson, pada usianya yang 71 tahun dan 198 hari, sukses menyalip rekor Sir Bobby Robson sebagai manajer tertua di Premier League. Sementara Claude Puel tak bisa tidur nyenyak, Hodgson jelas masih bisa melanjutkan hidup dengan baik.

DATA & FAKTA

Leicester (4-2-3-1): Schmeichel 6; Ricardo 6, Evans 6, Maguire 6, Fuchs 6; Ndidi 5, Tielemens 7 (Iheanacho 74’); Ghezzal 4 (Gray 46’ 6), Maddison 7, Barnes 7 (Okazaki 85’); Vardy 6.
cadangan tak dimainkan:Soyuncu, Morgan, Ward, Mendy
kartu kuning: Ndidi, Schmeichel
gol: Jonny Evans (63)

Crystal Palace (4-4-2): Guaita 7; Ward 7, Tomkins 7, Sakho 7 (Dann 78’), Van Aanholt 7; Townsend 7 (Kouyate 80’), McArthur 7, Milivojevic 7, Schlupp 7; Batshuayi 7.5 (Ayew 86’), Zaha 8
cadangan tak dimainkan; Dann, Meyer, Hennessey, Benteke, Riedewald
kartu kuning: McArthur
gol: Batshuayi 40, Zaha 70, 93 Milivojevic (pen) 81
MOM: Zaha

KLASEMEN SEMENTARA PREMIER LEAGUE

1 27 +54 65
2 26 +44 65
3 27 +28 60
4 26 +17 51
5 26 +16 50
6 26 +16 50
7 27 +4 40
8 27 +1 40
9 27 -5 36
10 27 -10 34
11 27 -3 33
12 27 -6 32
13 27 -4 30
14 27 -17 30
15 27 -10 28
16 26 -11 27
17 27 -27 25
18 26 -16 24
19 27 -35 17
20 27 -36 11