JAKARTA--Ada cerita lain dengan perayaan Idul Adha kali ini  bagi masyarakat Sukabumi, Jawa Barat. Selain dirayakan bersama  Presiden Joko Widodo yang datang dengan menggunakan kereta api, kehadiran orang nomor satu  RI tersebut seperti mengulangi peristiwa sama, 65 tahun lalu.

Ya, persis untuk hari raya yang sama, tepatnya 31 Agustus 1952, presiden pertama, Ir, Soekarno juga melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan Merdeka, tempat dimana Jokowi juga melaksanakan ritual yang sama.  

Untuk kedua  peristiwa yang berjarak lebih dari enam dasa warsa  itu, dua pimpinan tertinggi negara ini, sama-sama berbaur dengan masyarakat, memperingati hari raya yang juga bulan haji ini.

"Setelah shalat Idul Adha, Sukarno sempat berkeliling ke sejumlah tempat di Sukabumi. Jadi memang ada kemiripan antara Sukarno dengan kedatangan Pak Jokowi ke Sukabumi," kata Rangga Pamungkas, ketua komunitas sejarah kota Sukabumi.

Entah karena Jokowi  ingin melakukan napak tilas atau sekedar meneruskan hobi blusukan seperti hari-hari  raya sebelumnya,  kedatangannya  tetap dirasa  istimewa oleh warga setempat.  Itu terlihat dari antusiasme warga yang tak henti    mengikuti  serangkaian agenda  presiden di kota ini. mulai dari pembagian Kartu Indonesia Sehat, pembagian Program Keluarga Harapan sampai   penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat.

Bila ditilik lebih jauh, diluar kesamaan acara serta tempat yang dikunjungi,  bulan kelahiran kedua tokoh ini jatuh bersamaan yakni Juni. Soekarno lahir 6 Juni 1901, sedangkan  Jokowi pada 26 Juni 1961, Meski tahun berbeda jauh namun berdasarkan penanda tahun kelahiran  China atau shio, keduanya sama-sama dilambangkan dengan karakter kerbau. Sebuah karakter yang melambangkan ketenangan.

Sedangkan menurut ilmu astronomi, keduanya  tergabung ke  dalam golongan orang berzodiak Gemini, yang dicirikan sebagai pribad tenang namun matang serta penuh perhitungan dalam mengambil sebuah keputusan.

Menanggapi fakta itu, Presiden Jokowi  tak memberi komentar berlebih. Dirinya mengatakan bahwa  berlebaran  Idul Adha atau Idul Fitri di berbagai daerah  tanah air sudah menjadi agenda tetap   "Nah, pada tahun ini di Sukabumi untuk shalat Idul Adha-nya," ujar Jokowi sebagaimana dikutip siaran pers resmi Istana, Jumat (1/9/2017).

Alasan lain yang membuatnya memilih Sukabumi kali ini  tak lain karena daerah tersebut kota yang sedang berkembang dan pemerintah  pusat ingin mempercepatnya  "Sukabumi adalah kota yang berkembang. Sudah lama berkembang. Saya datang ke sini juga ingin melihat hal-hal yang bisa kita berikan back up dari pemerintah pusat," ujar Jokowi.