BREAKINGNEWS.CO.ID - Para pengurus organisasi profesi wartawan pertama di Indonesia (Persatuan Wartawan Indonesia/PWI) DKI Jakarta masa bakti 2019-2024 mulai bekerja sesuai dengan janji kampanyenya terdahulu.

Setelah dilantik di Balaikota pada 2 Juli 2019 lalu dengan dihadiri oleh sejumlah petinggi negara seperti Gubernur DKI Jaya, Anies Baswedan, Ketua DPR, Bambang Soesatyo dan Anggota Watimpres, Agum Gumelar, pengurus PWI DKI Jaya sontak menggelar Orientasi Wartawan, Angkatan 1/2019.

Giat Orientasi Wartawan ini dilakukan di markas PWI DKI Jaya sendiri di Gedung Sasana Karya Lantai 9, Jakarta, Sabtu (6/7/2019). Tak diduga peserta yang mengikuti program tersebut mencapai 67 orang, jumlah itu di luar dari prediksi awal yang hanya mencapai 30 orang.

Sejumlah wartawan muda maupun senior dari puluhan media cetak, online dan elektronik ini tampak begitu seksama mengikuti setiap pemateri yang menyampaikan materi masing-masing. Acara dimulai sejak pukul 8:30 WIB, dibuka oleh MC, Kesit Budi Handoyo yang menjabat sebagai Sekretaris di kepengurusan baru, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah.

Setelah itu, sesi pertama tentang penjelasan pedoman dasar/pedoman rumah tangga PWI dibawakan oleh Pemimpin Redaksi Breakingnews.co.id, Tubagus Adhi yang menjabat Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Jaya. Usai materi dibawakan Tubagus, muncul tujuh wartawan yang bertanya perihal permasalahan di lapangan yang sering dialami wartawan.

Tak heran, dikarenakan Tubagus Adhi merupakan wartawan senior yang memiliki pengalaman lengkap sebagai wartawan di media cetak, online, radio dan televisi juga meliput sejumlah ajang olahraga dan umum baik di dalam maupun luar negeri. “Banyak wartawan begitu kritis saat ini, terlihat dari tujuh penanya usai materi dibawakan,” kata Tubagus Adhi.

Setelah itu, dilanjutkan ke sesi kedua yang lebih berat dengan materi Penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) UU No. 40/1999 tentang Pers Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak pada Karya Jurnalistik. Materi ini berjalan sepanjang 120 menit dibawakan oleh Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat, Kamsul Hasan yang masih aktif sebagai wartawan Harian Poskota.

Materi yang dibawakan Kamsul Hasan juga banyak bercerita soal pengalaman wartawan senior ini selama meliput yang lebih banyak membahas soal materi hukum. Peserta begitu tertarik dengan materi yang dibawakan Kamsul Hasan sehingga waktu 120 menit tampak kurang karena Kamsul Hasan lebih banyak membahas soal beberapa masalah umum yang kerap terjadi dalam Dunia kewartawanan.

“Saya wartawan yang juga orang hukum sehingga saya boleh katakan, wartawan jangan menganggap apa yang diinfokan polisi itu sudah benar, tapi harus di teliti dan direcek lagi,” jelas Kamsul Hasan yang menyatakan banyak sekali menemukan pelanggaran pada sejumlah media mainstream hampir setiap harinya.

Usai pemateri Kamsul, dilanjutkan dengan jeda makan siang bersama dipandu wartawan senior Poskota, Sakti Umbaran dan kembali dimulai ke sesi ketiga soal penulisan Berita oleh Sekretaris PWI Jaya, Kesit BH.