BREAKINGNEWS.CO.ID - Penjualan dan peredaran narkoba jenis sabu di Komplek Permata Cengkareng, atau yang biasa dikenal dengan sebutan “Kampung Ambon” seperti tidak ada habisnya, Polisi kembali datangi wilayah rawan narkoba tersebut dan tangkap enam orang pengedar sekaligus, Rabu (13/2/2019).

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri, pengatakan penangkapan enam orang tersangka pengedar narkoba, dan penggerebekan aktivitas jual beli narkoba tersebut, tersusun seperti rangkaian.

Dimana awal pengungkapan tersebut, tertangkapnya tersangka (R) di dekat Pasar Timbul Kapuk Cengkareng Jakarta Barat pada Selasa malam (12/2/2019), dari R polisi dapati barang bukti sabu sebanyak 9 paket kecil seberat 1,97 gram.

"Kemudian dikembangkan dengan mengarah ke Komplek Ambon dan diamankan bandar narkoba yang berinisial TP, dan ditemukan 2 paket sabu seberat 0,33 gram yang disimpan di saku celana, dan uang hasil penjualan Rp. 200 ribu " ujar Khoiri di konfirmasi, Rabu (13/2/2019).

Khoiri menambahkan pihaknya melakukan pengembangan hingga menuju ke tersangka JS alias Ucok yang juga seorang pengedar yang ada Kampunh Ambon.

"Tersangka JS alias Ucok ini berperan sebagai penyuplai sabu ke TP” ujarnya.

Lanjut Khoiri, dari penangkapan terhadap tersangka sebelumnya, pihaknya mendapati informasi kembali hingga berhasil menangkap (A) di kawasan Kapuk Cengkareng Jakarta Barat dengan barang bukti sabu sebanyak 5 paket dengan berat bruto 4,28 gram.

Kemudian dari keterangan yang didapat dari A, juga diamankan tersangka DSK yang merupakan bandar sabu di Kampung Ambon.

"Dari tangan DSK, ditemukan barang bukti sabu sebanyak 4 paket kecil dengan berat bruto 0.90 gram, dan uang hasil penjualan sebesar Rp, 600,000,-,” ucapnya.

Polisi yang tak puas sampai disitu, terus melakukan operasi narkoba di kawasan Kampung Ambon dan berhasil mengamankan tersangka SB dengan barang bukti 1 paket shahu seberat 0,24 gram

"Sampai saat ini, kita masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap pelaku pengedar narkoba tersebut," ujarnya.

Adapun ke enam tersangka dan barang bukti yang berhasil di amankan telah di bawa ke Mapolsek Cengkareng guna dilakukan proses hukum yang berlaku, para pelaku yang tertangkap di kenakan pasal 112 dan 114 KUHP tentang penyalahgunaan dan peredaran zat terlarang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun hingga hukuman mati.