BREAKINGNEWS.CO.ID - Pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Timnas Indonesia vs Vietnam, akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 15 Oktober 2019 mendatang. Hal tersebut dipastikan oleh Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Marsal Masita.

Satu-satunya alasan dipindahnya venue pertandingan adalah karena faktor keamanan, ungkap Marsal. Apabila mengacu rencana awal, laga keempat skuat Garuda di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta. 

"Karena tanggal 15 Oktober itu masih periode pelantikan Presiden jadi kami tidak mendapatkan izin. Kami tidak mau memaksakan sehingga kami cari tempat lain yang memungkinkan tapi tidak asal pilih," kata Marsal, Jumat (4/10/2019).

Marsal mengaku banyak pertimbangan yang membuat PSSI memilih stadion kandang Bali United sebagai venue pertandingan. Salah satunya dikarenakan Stadion Wayan Dipta pernah dipakai Bali United saat tampil di Kualifikasi Liga Champions Asia dan Piala AFC pada 2018.

"Pertama, pasti kami pilih tempat yang sudah diverifikasi AFC karena ini event FIFA. Jadi dari infrastruktur dan semuanya harus memenuhi standar. Jadi lebih baik kami ke tempat yang memang sudah terverifikasi."

"Secara keamanan Bali kami anggap lebih aman. Sebab izin keamanan juga tidak mudah kami dapatkan di masa periode pelantikan Presiden ini. Keamanan negara ini memang sedang tidak siaga 1, tapi polisi sedang sibuk jadi kami harus cari tempat yang aman," ucap Marsal.

Dari kapasitas sekitar 22 ribu penonton Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSSI disebut Marsal tidak akan mengeluarkan jumlah tiket sesuai daya tampung stadion. Marsal menjelaskan jumlah penonton bakal disesuaikan dengan yang dianjurkan pihak kepolisian sebagai pemberi izin.

"Stadion Wayan Dipta tidak akan dibuka penuh untuk penonton. Jumlahnya masih kami hitung, tapi pasti kami harus mengikuti maunya keamanan untuk penjualan tiket. Untuk pertandingan lawan Vietnam, kami tidak memikirkan sisi komersial tapi yang penting pertandingannya jalan," ujar Marsal.

Timnas Indonesia bakal lebih dulu melakoni laga tandang melawan Uni Emirat Arab (10 Oktober) sebelum menjamu Vietnam. Dari dua laga yang sudah dilakoni, tim asuhan Simon McMenemy dua kali kalah saat menghadapi Malaysia 2-3 dan Thailand 0-3.