BREAKINGNEWS.CO.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengungkapkan bahwa penyidik mereka menemukan uang sebesar Rp 165 juta saat mengeleda rumah dinas Bupati Malang Rendra Kresna yang dilakukan pada, Senin (8/10/2018).

Selain itu, KPK juga menyita uang sebesar Rp 305 juta dari Kantor Dinas Bina Marga, dan Rp18,95 juta dari rumah salah satu kepala bidang di dinas Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saut Situmorang dan pihaknya menduga jika uang tersebut merupakaan hasil suap dan gratifikasi yang diperoleh Rendra Kresna selama menjabat sebagai Bupati Malang.

"Penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik, dan sejumlah uang," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/10).

Saut mengatakan penggeledahan telah dilakukan sejak Senin 8 Oktober lalu dan masih berlangsung hingga hari ini. Lokasi yang 'diacak-acak' penyidik KPK di antaranya, Pendopo Bupati Malang, kantor dan rumah pihak swasta, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kantor Bapenda.

Kemudian Kantor PUPR Kabupaten Malang, Kantor BUP Kabupaten Malang, Kantor Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Rumah Dinas Bupati Malang, Kantor Dinas Sosial Kabupaten Malang, hingga Kantor DPW Partai NasDem Jawa Timur. "Hari ini penggeledahan masih berlangsung di lokasi lainnya di Kabupaten Malang. Akan kami sampaikan lebih lanjut perkembangan informasinya," ujar Saut.

Berdasarkan penemuan-penemuan tersebut, Rendra Kresna pun langsung ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Kamis (11/10/2018). Politikus Nasdem itu di duga menerima aliran dana suap dan gratifikasi dari pengaaan proyek-proyek yang berjalan di Kabupaten Malam sekitar Rp 7 Miliar.

Dengan kalkulasi Rp 3,45 Miliar terkait penyedia penunjang peningkatan mutu pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang pada tahun 2011 lalu. Sementara dalam kasus gratifikasi, mantan Ketua DPW NasDem Jawa Timur itu dijerat bersama Eryk Armando Talla. Mereka berdua diduga menerima gratifikasi sebesar Rp3,55 miliar dari proyek-proyek yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

 

 

Tag