BREAKINGNEWS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera menetapkan Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi yang disinyalir merugikan negara sejumlah trilliuan rupiah.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya akan mengadakan sesi konfensi press pada Jumat (1/2/2019) malam yang beragendakan penatapan tersangka di luar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun Febri enggan memberikan keterangan secara detail mengenai kasus yang menjerat Bupati Kotawaringin tersebut. Ia hanya menyebutkan bahwa kasus ini berkaitan dengan sumber daya alam di Kalimantan.

“Malam ini akan diadakan konferensi press di gedung KPK terkait penetapan tersangka di luar OTT atau melalui metode case building terkait dengan tindak pidana korupsi disektor SDM di daerah Kalimantan yang kami duga adanya penyalagunaan uang negara yang mengakibatkan kerugian triliunan rupiah,”kata Febri kepada Wartawan, Jumat (1/2).

Menurut laporan dari media lokal, Bupati Kotawaringan Timur H Sapian Hadi diduga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang penberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada tiga perusahaan, dengan nomor sprindik/178/DIK.00/01/12/2018.

Disebutkan juga, tiga perusahaan tersebut, PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Aries Iron Mining, dan PT Billy Indonesia yang berada di Kabupaten Kotim. IUP tersebut dikeluarkan pada periode 2010 dan 2012.