BREAKINGNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melalang sebidang tanah dan bangunan dari hasil rampasan dari terpidanan kasus korupsi, Luthfi Hasan. Dimana dari hasil lelang tersebut KPK berhasil meraup uang sebesar Rp 1.051.000.000 dari rumah seluas 11,360 M2 yang terletak di desa Leuwimekar, Kecematan Leuwilliang Kabupaten Bogor tersebut.

“Nilai lelang tersebut lebih tinggi dari harga limit Rp926,295,000. Hasil lelang ini akan masuk ke kas negara. inti dari lelang barang rampasan adalah untuk mengembalikan uang atau barang yang pernah dikorupsi para pejabat negara kembali pada pemilik sesungguhnya, dalam hal ini masyarakat,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui keterangan tertulis pada, Sabtu (19/1/2019).

Adapun proses pelelangan yang dilakukan menggunakan aplikasi e-auction dengan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelalng (KPKNL) Bogor sebagai Pelaksanan lelang. KPK berharap perempasan harta kekayaan ini dapat menjadi pelajalan bagi para pejabat publik lainnya untuk sadar akan efek dari kejahatan tindak pidana korupsi.

Luthfi Hasan sendiri merupakaan terpidana kasus korupsi suap impor sapi yang saat ini tengah menjalani masa hukumannya selama 18 tahun penjara usai Mahkama Agung menolak gugatan ditingkat kasasi terkait putusan majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta yang sebelumnya memvonis hukuman penjara selama 16 tahun dalam kasus ini. Putusan kasasi itu dijatuhkan pada Senin (15/9/2014) dengan ketua majelis kasasi yang juga Ketua Kamar Pidana MA, Artidjo Alkostar, dengan anggota majelis Hakim Agung M Askin dan MS Lumme.

Selaku anggota DPR, Luthfi terbukti melakukan hubungan transaksional dengan mempergunakan kekuasaan elektoral demi imbalan atau fee dari pengusaha daging sapi. Ia juga terbukti menerima janji pemberian uang senilai Rp 40 miliar dari PT Indoguna Utama dan sebagian di antaranya, yaitu senilai Rp 1,3 miliar, telah diterima melalui Ahmad Fathanah.