BREAKINGNEWS.CO.ID – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan kalau penyidik akan segera melakukan pemeriksaan pertama sebagai tersangka terhadap Bupati Malang Rendra Kresna pada pekan depan. Dalam kasus ini, Bupati Malang ini tak sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Adapun dua orang dari pihak swasta, yakni Ali Murtopo dan Eryk Armando. Namun KPK sejauh ini belum menjadwalkan tanggal pemeriksaan kepada keduanya. 

"Benar, pekan depan RK diperiksa sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (13/10/2018). “Untuk AM dan EA belum ada jadwal pemeriksaannya,” ungkap Febri.

Rendra Krisna diduga melakukan tindak pidana korupsi atas dugaan suap dan gratifikasi selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Malang, Jawa Timur tersebut. Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo sebesar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang.

Uang yang diterima Rendra dari Ali itu diduga akan digunakan untuk pembayaran utang dana kampanye yang dikeluarkan untuk pemenangan Rendra saat maju menjadi Bupati Malang periode 2010-2015. Sementara dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, Rendra dijerat bersama dengan pihak swasta bernama Eryk Armando Talla. Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 3,45 miliar terkait beberapa proyek di Pemkab Malang.

Sebelumnya penyidik KPK telah melakukan pengeledaan di rumah jawaban Bupati Malang untuk mencari bukti-bukti terkait kasus ini. Dalam upaya tersebut, KPK berhasil menyita uang tunai sebesar Rp 165 juta. Bukan hanya itu saja, KPK juga menyita uang sebesar Rp 305 juta dari Kantor Dinas Bina Marga, dan Rp18,95 juta dari rumah salah satu kepala bidang di dinas Pemerintah Kabupaten Malang.