JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyelenggarakan puncak peringatan Hari Jadi ke 725 Kota Surabaya (HJKS). 'Resepsi' HJKS itu digelar di Halaman Taman Surya, Kamis (31/5/2018). Diawali upacara peringatan HJKS dengan inspektur Wali Kota Tri Rismaharini ini, tidak seperti upacara resmi. Peserta upacara tidak memakai pakaian resmi namun mengenakan pakaian ala Cak serta Ning Suroboyo.

"Acara tahun ini dikemas sedikit berbeda dari tahun lalu. Tahun ini Pemkot Surabaya mengusung konsep resepsi. Tahun ini bukan 'upacara' melainkan 'resepsi' HJKS ke 725," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser sebelum resepsi HJKS.

Seperti tahun sebelumnya, Pemkot juga menyerahkan 97 penghargaan kepada masyarakat yang dinilai mendukung perkembangan Kota Surabaya.

Seraya tidak ingin larut pasca teror bom beberapa waktu lalu, Pemkot Surabaya mengharapkan resepsi sebagai puncak HJKS ke 725 dapat dihadiri seluruh warga. "Berbagai hiburan menarik pun turut dihadirkan, seperti Tari Lenggang Surabaya, Orchestra Pelajar Surabaya, Musik Tradisional Gamelan dan Kulintang," ungkap Fikser.

Resepsi ini dimeriahkan dengan 725 penari remo gabungan para pelajar SD se-Surabaya dari 112 sekolah yang tersebar di 31 Kecamatan. Ditambah dengan hiburan operet pelajar serta orkestra. "Total pengisi acara mulai dari tari remo, operet dan orkestra berjumlah 1.400 orang," tambah dia.