Jakarta --Puluhan korban penipuan biro perjalanan Umroh First Travel hari ini kembali mendatangi DPR RI. Kali ini mereka menemui Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama untuk mengadukan nasibnya. Para Jamaah First Travel ini meminta Komisi VIII DPR RI mendesak Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama untuk turut bertanggung jawab menuntaskan persoalan kasus penipuan oleh First Travel.

Kuasa Hukum Jamaah First Travel Rizki Rahmadiansyah meminta, agar setidaknya para Jamaah korban First Travel ini bisa tetap diberangkatkan dengan penjadwalan ulang atau pengembalian uang.

"Korban First Travel ini ingin tetap bisa berangkat Umroh. Kementerian Agama juga harus bertanggungjawab untuk menuntaskan kasus ini," ujar Rizki saat menyampaikan kepada Komisi VIII di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Rizki berharap agar First Travel tidak dipailitkan, karena apabila First Travel dipailitkan maka akan selesai perlawanan para jemaah yang menjadi korban penipuan. "Kami harap, First Travel jangan dipailitkan. Kalau dipailitkan selesailah perlawanan para korban yang ditipu ini," kata dia.

Sementara, menanggapi keluhan korban First Travel itu, hampir seluruh Anggota Komisi VIII DPR RI menyatakan akan memberi dukungan penuh bagi penyelesaian kasus First Travel ini. Anggota Komisi VIII dari Fraksi PKB Maman Imanulhaq menegaskan bahwa yang harus diperjuangkan adalah hak-hak para jamaah dan mengawasi proses hukum kasus First Travel. (MKS)‎

BREAKINGNEWS.CO.ID