BREAKINGNEWS.CO.ID – Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada para atletnya yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Games 2018 pada Agustus lalu. Hal tersebut dilakukan semata agar terus menumbuhkan motivasi para atlet untuk terus mempersembahkan hasil terbaik untuk DKI Jakarta dan Indonesia diberbagai ajang lainnya.

“Kami KONI DKI Jakarta memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada para atlet kami yang telah berperstasi di ajang Asian Games 2018 kemarin. Kalau bonus telah diberikan dari pihak pemerintah melalui Gubernur DKI Jakarta. Dan Alhamdulillah bonus tersebut sudah tersalurkan ke rekening mereka masing-masing,” kata Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P. Wibowo usai memberi apresiasi kepada kontingen ibu kota yang meraih medali pada Asian Games 2018 di Restoran Pulau 2 di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Djamhuron sangat berharap dengan pemerian penghargaan dan bonus dari pemerintah DKI Jakarta dapat membakar lagi semangat para atlet Ibu Kota untuk tak berhenti berjuang mempersembahkan hasil yang baik demi mengharumkan nama DKI Jakarta dan Indonesia di berbagai ajang kedepan. Baik pada ajang Nasional maupun Internasional.

“Tentu pemberian penghargaan ini untuk meingkatkan motivasi mereka, bahwa mereka para atlet-atlet adalah harapan negara dan bangsa kita dalam meraih prestasi kedepan. Saya yakin dengan acara ini cabang-cabang olahraga akan terus mendorong atlet-atletnya untuk berbuat yang optimal demi nama baik DKI Jakarta. Apalagi mereka akan segera diperhadapkan dengan ajang SEA Games 2019 dan PON XX/2020,” ia menambahkan.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 tinggal menghitung bulan. Pesta atlet antarprovinsi di Tanah Air itu berlangsung pada 9 September 2020. Saat ini, segenap elemen yang ikut serta pada PON XX ini sudah menyiapkan yang terbaik. Termasuk, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta yang mengusung target terbaik pada PON XX. Yaitu, juara umum di Tanah Papua. Maklum, pada edisi sebelumnya, DKI terlempar di urutan ketiga pada PON XIX.

Dua tahun lalu, kontingen ibu kota hanya menempati urutan tiga di bawah tuan rumah Jawa Barat yang jadi juara umum diikuti Jawa Timur. Kali terakhir DKI juara umum pada PON XVIII di Pekanbaru. “Kami menargetkan 125 medali emas di PON XX. Dengan jumlah tersebut, menurut perkiraan kami bisa juara umum,” kata Djamhuron P. Wibowo.

“Untuk mewujudkannya, kami harus melakukan persiapan dari sekarang. Misalnya, pada 2019 ini intens melaksanakan kegiatan Pelatda (Pelatihan Daerah). Selain itu, juga mengadakan camp untuk melatih mereka,” jelasnya.

Sepanjang sejarahnya, DKI sudah 11 kali juara umum. Terakhir kali pada 2012 ketika diselenggarakan di Pekanbaru, Riau. Saat itu, DKI meraih 110 emas. Catatan itu mengungguli Jawa Barat dengan 99 emas dan Jawa Timur (86 emas). “Kami juga akan mendatangkan pelatih asing untuk cabor (cabang olahraga) yang berpotensi meraih medali. Mengenai bonus, yang berikan Pemda (Pemerintah Daerah) DKI. Yang pasti, juara umum jadi target kontingen DKI di PON 2020,” Djamhuron, menambahkan.