JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah memberi apresiasi atas kinerja badan usaha milik negara (BUMN) di bidang pangan terutama Perum Bulog dalam upaya mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat mendekati Lebaran 2018. Legislator yang akrab disapa Erma ini menyampaikan harga kebutuhan pokok masyarakat secara umum mendekati Lebaran relatif stabil, walaupun terdapat banyak yang mengalami sedikit kenaikan.

Menurutnya, gerakan stabilisasi harga pangan (GSHP) yang dikerjakan oleh BUMN pangan ikut memberi dampak positif dalam upaya pengendalian harga keperluan pokok masyarakat mendekati Lebaran. "Kami memang berharap stabilisatornya adalah mereka (BUMN pangan). Oleh karena itu, kami terus melakukan komunikasi melalui RDP-RDP (rapat dengar pendapat), kami minta kepada Bulog, RNI, PPI, dan BUMN pangan lainnya agar kali ini harga-harga jangan sampai betul-betul mempersulit masyarakat," kata anggota Fraksi PKB itu di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/6/2018).

Ia menyampaikan pihaknya senantiasa menekankan kepada BUMN pangan terutama Bulog supaya optimal dalam menjalankan pelayanan publiknya (public service obligation/PSO) di samping melakukan bisnisnya. Sebagai salah satu BUMN, kata dia, Bulog bukanlah dituntut secara profit, tetapi pelayanannya. "Saya pikir ini menjadi bagian yang kami harapkan untuk bisa berkelanjutan. Komisi VI pasti sangat mendukung itu," katanya.

Selanjutnya, Erma menginginkan manajemen Bulog di bawah kepemimpinan Budi Waseso bisa berjalan lebih baik serta lebih tertata. "Buwas (panggilan akrab Budi Waseso) diharapkan tetap bersikap tegas dalam memimpin Bulog seperti halnya saat memimpin institusi sebelumnya," pungkasnya.