BREAKINGNEWS.CO.ID - Sumber daya tenaga kerja Indonesia baik di dalam negeri maupun di luar negeri masih bertumpu kepada pengembangan skill dan belum memasuki Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. Akibatnya,  para tenaga kerja tersebut kerap tak berdaya saing dan sering mendapatkan perlakuan tidak adil. 

Untuk itu, cawapres nomor urut 01, Kyai Ma'ruf Amin (KMA) memiliki sejumlah cara agar tingkat kualitas tenaga kerja Indonesia lebih mumpuni. Hal tersebut itu dimulai dengan upaya pendidikan dengan revitalisasi mulai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), politeknik,hingga akademi melakukan kerjasama dengan kelompok Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) supaya ada link and match.

"Selain itu kita akan kembangkan pelatihan-pelatihan, kursus-kursus melalui PLK, BUMN dan juga kursus-kursus yang bisa diaplikasi dengan digital, baik kursus terkait kepintaran, kecakapan dan kebugaran. Degan demikian tenaga kerja kita bersaing dan kita lakukan sertifikasi dengan meningkatkan skilling dan up skilling," kata Ma'ruf dalam debat ketiga antar cawapres yang berlangsung Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam.

"Kita juga akan lakukan perlindungan tenaga kerja kita di luar negeri. Karena UU kita bergerser dari upaya penempatan kepada perlindungan. Semuanya untuk kemaslahatan dan menolak kerusakan," imbuh Ma'ruf.

Selain itu, melihat tingkat pengangguran di Indonesia dengan angkanya yang semakin rendah, Ma'ruf pun yakin jika tenaga kerja Indonesia sudah semakin baik.

"Tingkat pengangguran kita sekarang berada sangat rendah. Antara 5,70 persen ke 5,13 persen terendah selama 30 tahun terakhir. Kita ingin dorong tenaga kerja kita mampu kuasai teknologi digital. Pemerintah kita sudah bangun infrastruktur baik darat, laut, udara dan infrastruktur langit," ujarnya.

Menurut Ma'ruf, dengan adanya dukungan pemerintah terhadap tenaga kerja Indonesia, dirinya berharap para tenaga kerja tersebut juga siap untuk menghadapi tantangan kedepan.

"Infrastruktur langit ini melalui satelit Palapa, RING dan lain sebagainya. Makanya banyak tumbuh startup-startup dan unicorn. Dengan begitu, tenaga kerja kita juga harus kita siapkan agar siap hadapi tantangan ke depan," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada debat ketiga ini mengusung tema tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan serta sosial dan kebudayaan. Debat kali ini juga dipandu oleh Alfito Deanova dan Putri Ayuningtyas sebagai moderator debat.

Debat antar cawapres ini juga disiarkan secara langsung oleh Trans TV, Trans 7 dan CNN Indonesia TV. Debat antara cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin dan cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno ini akan dimulai pada pukul 20.00 WIB.