BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah (Pemda), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jagawana, dan polisi hutan serta masyarakat di setiap daerah untuk terus mengikuti informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 
 
Hal tersebut dikatakan Bambang menyikapi data BMKG yang menyebutkan bahwa selama sepuluh hari minggu kedua Februari 2019 hingga sepuluh hari terakhir Februari 2019 wilayah subsiden (kering) mendominasi wilayah Indonesia. Hal tersebut dapat berdampak terhadap peningkatan jumlah titik api pada dua pekan terakhir ini di sejumlah daerah. 
 
"Guna mengantisipasi potensi kekeringan lahan sehingga dapat mencegah terjadinya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta yang dikutip Sabtu (23/2/2019). 
 
Selanjutnya Bambang mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk selalu sigap dalam membantu penanganan karhutla, terutama persiapan penggunaan helikopter pada saat dibutuhkan agar pengurusan perizinan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama.
 
Selain itu Bambang mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melakukan inovasi atau strategi baru dalam mengantisipasi terjadinya karhutla, seperti dengan sosialisasi secara berkala kepada perusahaan atau masyarakat pemilik lahan mengenai pentingnya sinergitas seluruh pihak.
 
"Guna mencegah terjadinya karhutla, serta strategi yang dapat dilakukan di lapangan terutama di musim kemarau seperti saat ini," katanya. 
 
Bambang menambahkan, pihaknya mendorong KLHK untuk meningkatkan pengawasan dalam mengontrol pemberian izin penggunaan hutan dan lahan gambut.
 
"Mengimbau kepada masyarakat maupun perusahaan pemilik lahan agar berkomitmen secara penuh untuk secara bersama-sama menjaga lahan, termasuk lahan gambut dan hutan," tukasnya.