PAPUA - Komunitas muslim di Papua kini memiliki Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) bagi anak-anak di Kampung Wembi, Distrik Manen, Kabupaten Keerom, Papua. Lembaga TPQ tersebut dibuka pada Sabtu (29/7/2017) lalu.

Pembangunan TPQ itu merupakan inisiatif Serma Aris Pribadi dan Kopda Wahyudi, dua personel Yonif 410 Alugoro Blora, Jawa Tengah, yang bertugas sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Indonesia-Papua Nugini di Kampung Wembi. Mereka menyulap mushala yang sederhana menjadi TPQ.

Aris dan Wahyudi awalnya prihatin belum adanya sarana pendidikan agama bagi umat muslim di sekitar Pos Wembi.

"Saya merasa kasihan pada anak-anak di sini, mereka butuh ilmu agama bekal di masa depan. Terharu rasanya melihat anak-anak yang begitu semangat untuk mengaji, meski semua serba terbatas," kata Aris melalui siaran pers yang diterima Kompas.com dari Penerangan Kodam IV Diponegoro, Rabu (2/8/2017) siang.

Aris yang kesehariannya bertugas sebagai Bakes Pos Wembi Kompi B ini dengan telaten mengajari anak-anak muslim ini membaca huruf hijaiyah dan pendidikan akhlaqul karimah atau budi pekerti.

Anak-anak di Kampung Wembi pun sangat antusias menimba ilmu agama di TPQ ini. Padahal jarak dari rumah dengan TPQ cukup jauh, namun mereka datang tepat waktu dengan berjalan kaki.

"Terima kasih om-om tentara mau ngajari kami ngaji. Omnya sabar semua kok. Cuma tempatnya jauh, mana harus naik tangga yang tinggi lagi," ujar Feby, salah satu santri di TPQ tersebut.

Belakangan lantaran terharu melihat semangat anak-anak yang luar biasa menuntut ilmu agama, Danki B Satgas Lettu Inf Sunarta berinisiatif melakukan antar jemput anak-anak ini. Hal ini demi menghemat waktu dan tenaga para santri.

"Terima kasih pak tentara, saya bingung harus ngomong apa lagi ini. Setahu saya tentara itu bisanya cuma berperang, ini pada jadi ustaz guru ngaji, Alhamdulillah," kata Kahar, orangtua Feby.