BREAKINGNEWS.CO.ID - Buat kalian yang suka dengan film yang bercerita tentang sejarah, biografi ataupun astronomi, film yang satu ini wajib ada saksikan. Film berjudul First Man mengisahkan seorang astronot bernama Neil Armstrong, manusia pertama yang mendarat di bulan. Film ini sudah dapat disaksikan di seluruh bioskop Indonesia sejak 10 Oktober 2018.

Film First Man dibintangi sederet bintang papan atas Hollywood, seperti Jason Clarke, Kyle Chandler, Corey Stoll, Patrick Fugit, Christopher Abbott, Ciaran Hinds, Olivia Hamilton, Pablo Schreiber, Shea Whigham, Lukas Haas, Ethan Embry, Brian D'Arcy James, Cory Michael Smith serta Kris Swanberg.

Seperti yang sudah kami ungkapkan sebelumnya, di penggalan cerita First Man, di sepanjang film kamu akan diajak melihat sisi emosional seorang Neil Armstrong. Film ini diadaptasi dari buku “First Man: The Life of Neil A. Armstrong” yang memang fokus pada kehidupan Neil Armstrong sebagai seorang pilot dan astronot.

Dimulai dari Gurun Mojave di tahun 1961. Tempat dan hari dimana Neil Armstrong berlatih dengan pesawat yang dirancang mejelajahi luar angkasa. Dalam percobaan tersebut Neil tidak dikatakan gagal tetapi juga tidak dikatakan berhasil pula. Kerusakan dari beberapa bagian mesin menjadi salah satu faktor yang hampir menggagalkan uji coba tersebut.

Setahun berselang putri bungsu Neil harus kembali kepangkuan Tuhan karena penyakit yang dideritanya. Perusahaan tempatnya bekerja merasa kematian putrinya dapat mengganggu konsentrasi seorang Neil. Sehingga memutuskan mencoret nama Neil Armstrong dalam daftar penerbangan tersebut.

Tak patah arang, Neil memutuskan untuk mendaftar untuk menjadi bagian projek Gemini yang dilakukan oleh badan antariksa Amerika, NASA. Pada 13 Agustus 1962 Neil terlihat mengikuti uji coba bersama dengan pendaftar lainnya. Saat pengumuman, Neil menjadi satu dan beberapa orang lainnya yang berhasil masuk dalam uji coba projek Gemini milik NASA.

Banyak projek dari Gemini mengalami kegagalan hingga menyebabkan kecelakaan dan tewas dalam tugas. Salah satunya pada uji coba untuk Gemini 9 penerbangan mengalami kecelakaan dan menabrak, yang menyebabkan para astronot tak selamat. Salah satu adalah See teman baik dari Neil, dengan berat hati dirinya bersama rekan kerja lainnya menghadiri pemakaman.

Akibat kecelakaan ini membuat kekhawatiran Janet Shearon, istri dari Neil Armstrong semakin menjadi. Janet merasa bahwa hal tersebut bisa terjadi dengan suaminya, karena Neil terpilih untuk menerbangkan misi Agena-Gemini 8. Setelah beberapa tahun terpilih dan bergabung dalam projek NASA tersebut di tahun 1966.

Tiba waktunya untuk Neil bersama satu astronot lainnya yaitu David Scott melakukan misi Agena-Gemini 8. Misi Gemini 8 ini juga bisa dipantau melalui sambungan radio khusus bagi keluarga astronot.

Berhasil sampai ke angkasa luar dan menyatukan Agena dan Gemini, namun tak lama berselang Gemini 8 milik Neil dan Scott sempat berputar-putar tak jelas di luar angkasa. Karena akurasi dan kecerdasan seorang Neil yang bisa memperhitungkan hal tersebut, misi ini dinyatakan berhasil. Pada 26 Maret 1966 NASA, Neil dan Scott melakukan press conference terkait projek Gemini 8.

Merasa projek Gemini menemukan titik terang dan ingin mengalahkan Rusia dalam hal ini. Pemerintah Amerika melalui badan antariksanya, NASA dengan berani untuk selangkah lebih maju melakukan penerbangan tidak hanya sekedar mencapai angkasa luar namun akan mencapai Bulan dan menginjakan kaki pertama di satelit alami Bumi tersebut.

Uji coba pertama penerbangan yang diberi nama Apollo 1 tersebut dilakukan tiga astronot yaitu Gus, Ed dan Roger. Sedangkan Neil saat itu ditunjuk sebagai penasehat uji coba di gedung putih. Namun sayang pada uji coba ketahanan yang dilakukan pada 26 Januari 1967 mengalami kecelakaan bahkan sebelum lepas landas. Kebakaran di dalam Apollo 1 tersebut menewaskan tiga astronot yang ada didalamnya sekaligus.

Neil kembali terguncang setelah banyaknya astronot yang juga sahabatnya gugur satu per satu dalam misi penerbangan luar angkasa. Hanya saja NASA tak ingin tertinggal dari saingannya seumur hidup yaitu Rusia. Kemudian kembali melanjutkan misi tersebut hingga mempercayakan untuk penerbangan Apollo 11 kepada Neil Armstrong bersama dua astronot lainnya, Buzz dan Michael.

Mengetahui suaminya akan menjalani peluncuran kembali ke luar angkasa, Janet tidak bisa berbuat banyak termasuk kedua anak laki-lakinya Ricky dan Mark. Mereka hanya bisa pasrah karena profesi suami dan ayah mereka adalah astronot. Mereka hanya meminta seorang Neil kembali dengan selamat ke Bumi.

Pada 16 Juli 1969 peluncuran Apollo 11 yang bersejarah resmi dilakukan. Neil, Buzz dan Michael terbang menjelajah angkasa selama kurang lebih empat hari menuju Bulan. Tepat di hari keempat atau di tanggal 20 Juli 1969 Neil bersama dua astronot lainnya berhasil mendarat dan menginjakan kakinya di Bulan.

Rasa haru dirasakan Neil terlebih ini merupakan keinginan anaknya perempuannya Karen yang ingin sekali ke Bulan. Hal yang sama dirasakan Buzz, bahkan sampai meneteskan air matanya. Hari itu merupakan hari paling bersejarah dan dikenang tidak hanya warga Amerika tetapi juga dunia.

Sekembalinya mereka ke Bumi, ketiganya harus menjalani karantina hingga 3 minggu lamanya. Mereka tidak bisa memeluk keluarga, hanya bisa berbincang melalui dinding kaca. Hal ini untuk dilakukan tes apakah ketiga astronot tersebut membawa virus atau penyakit dari luar angkasa.

Nah seperti itulah cerita singkat Neil Armstrong saat ingin ke bulan. Buat kalian yang penasaran dengan cerita dalam film First Man. Anda dapat menyaksikan di seluruh bioskop kesayangan Ada.