JAKARTA - Satu hari sebelumnya tuntutan cerainya pada sang suami Tama Gandjar dipenuhi oleh Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, artis peranan Kirana Larasati terima satu surat.

Kuasa hukum Kirana, Nendi Haryadi, menyebutkan kalau surat itu diisi pernyataan kesanggupan Tama berikan nafkah pada anaknya dengan Kirana bila mereka resmi bercerai.

" Tempo hari saat mas Tama membuat surat pernyataan ya diserahkan pada mbak Kirana. Kan tempo hari mas Tama ke Jakarta, (surat itu) dititipkan lewat mbak Kirana, " kata Nendi selesai sidang di PAJakarta Selatan, Kamis (13/7/2017).

Pernyataan tertulis itu lalu diserahkan Kirana dalam persidangan siang barusan jadi bukti kalau Tama mampu berikan nafkah pada anak mereka.

Di bagian beda, meski pada Rabu (12/7/2017) tempo hari Tama berjumpa Kirana untuk menyerahkan surat kesanggupan itu, namun pada persidangan hari inilah bebrapa sekali lagi tidak ada. Bahkan juga Tama tidak sempat meskipun hadi dalam sidang perceraiannya.

" Setiap sidang di panggil. Namun saat disuruh ada, dia tidak ingin ada, kami tidak ngerti. Yang tentu mbak Kirana telah minta dia ada. Jadi mulai sejak awal beliau tidak ingin menghadiri persidangan, " kata Nendi.

Pada akhirnya, majelis hakim serta pihak Kirana menyimpulkan kalau Tama tidak keberatan bercerai dari Kirana Larasati.

" Bila diliat dari pertama dia tidak datang lalu telah berikan kesanggupan memberi nafkah, bermakna beliau tidak keberatan cerai. Jadi perceraian ini diupayakan dengan baik baik. Hingga mereka masih tetap dapat komunikasi, " katanya.

" Paling akhir tempo hari berjumpa membahas problem nafkah anak sesudah perceraian, " kata Nendi memberikan.

Terlebih dulu, Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan tuntutan cerai Kirana Larasati pada suaminya Tama Gandjar dengan verstek.

Putusan verstek ini berlangsung karna Tama sebagai tergugat tidak sempat menghadiri sidang mulai sejak pertama kali di gelar sampai sekarang ini. Karen itu tuntutan cerai dari penggugat dapat dipenuhi.

Tetapi, putusan itu belum juga berkekuatan hukum tetaplah dengan kata lain belum juga resmi karna mesti menanti respon dari pihak Tama yang bertempat di Bandung.

Pihak PA Jakarta Selatan juga akan kirim surat pemberitahuan isi putusan lebih dahulu pada Tama lewat PA Bandung, Jawa Barat.

" Kelak sesudah dia terima surat itu, dihitung 14 hari, bila tak ada usaha hukum dari Tama, jadi perkaranya usai. Bila telah usai, bermakna telah sah bercerai. Namun bila belum juga melalui waktu itu ya statusnya masih tetap belum juga cerai. Jadi ini belum juga pasti berlangsung perceraian karna nunggu 14 hari, " tutur Nendi.

Dengan kata beda untuk sekarang ini sampai 14 hari ke depan, Kirana ia belum juga sah berstatus janda.

Tama serta Kirana menikah pada 9 Mei 2015 kemarin. Tetapi pada akhir 2016, rumah tangga keduanya diisukan retak karna tidak ada sekali lagi beberapa photo Tama pada akun Instagram Kirana.

Lalu pada 13 April 2017 lantas, Kirana didapati menyambangi ruangan Pos Pertolongan Hukum (PosBaKum) PA Jakarta Selatan. Sekian hari sesudahnya persisnya pasa 21 April 2017, Kirana memajukan tuntutan cerai.