BREAKINGNEWS.CO.ID – Kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA, memberikan informasi kalau pemimpin tertinggi Korea Utara, (Korut) Kim Jong-un mengunjungi Cina sejak Senin (7/1/2018) hingga Kamis (9/1) mendatang guna bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kunjungan tersebut dilakukan sebelum Jong-un menggelar tatap muka dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

"Pemimpin Tertinggi Korea Utara mengunjungi Cina pada 7-10 Januari atas undangan Xi Jinping," bunyi laporan KCNA seperti dikutip AFP pada Selasa (8/1). KCNA menyebut Kim Jong-un ditemani sang istri, Ri Sol Ju dan sejumlah pejabat senior dalam lawatannya ke Negeri Tirai Bambu itu. Rombongan Kim Jong-un dikabarkan berangkat dari stasiun Pyongyang menggunakan kereta pribadi pada Senin (7/1) malam waktu setempat.

Cina adalah sekutu terdekat Korea Utara. Pyongyang sangat mengandalkan bantuan serta perdagangan dari Beijing di tengah sanksi dan embargo internasional. Pertemuan antara Kim Jong-un dan Xi Jinping ini dilakukan menjelang tatap muka lanjutan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Akan tetapi, sampai saat ini lokasi dan waktunya masih dirahasiakan.

Sebagai sekutu dekat, Kim Jong-un dan Xi Jinping disebut tengah membicarakan strategi menjelang pertemuan Kim Jong-un dengan Trump. "Baik Xi dan Kim Jong-un melihat ada kesamaan antara keduanya sehingga merasa perlu berkoordinasi terkait posisi mereka menjelang pertemuan Trump dan Kim. Langkah ini (pertemuan Kim-Xi) sudah terlihat menjadi pola kebiasaan," ucap penasihat senior Center for Strategic and International Studies (CSIS), Bonnie Glaser.

"Kim juga meminta pertolongan Beijing untuk mendorong komunitas internasional menghapus sanksi (atas Korut)." Kunjungan terbaru Kim Jong-un ke Cina terungkap setelah kantor berita Korea Selatan, Yonhap, mengutip sumber yang memberitahukan kereta khusus yang membawa rombongan Kim Jong-un terlihat melintasi perbatasan pada Senin (7/1) lalu.

Puluhan kendaraan keamanan dan pejabat terlihat memblokade jalanan di sekitar stasiun kereta kota perbatasan Cina, Dandong, menunggu kedatangan kereta Kim Jong-un. Kantor berita Jepang, Kyodo, melaporkan tamu-tamu hotel di Dandong juga tidak diizinkan memasuki kamar yang menghadap ke sungai dan perbatasan Cina-Korut. Sumber menggambarkan hal itu dilakukan sebagai upaya agar kedatangan kereta Kim Jong-un tidak terlihat.