Jakarta - Berkas penyidikan masalah rasis yang dikerjakan paranormal terkenal Ki Gendeng Terakhir sudah dinyatakan komplit dengan kata lain P21. Ki Gendeng gagasannya di kirim ke kejaksaan hari ini.

" Perkara Ki Gendeng Terakhir sudah dinyatakan komplit oleh jaksa pada tanggal 5 Juli 2017, " tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono waktu di konfirmasi, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Ia menjelaskan, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang mengatasi perkara itu juga akan lakukan pelimpahan step dua (tersangka serta tanda bukti) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor.

Menurut Argo, pelimpahan step dua dikerjakan di Kejari Bogor karena locus delicti atau tempat peristiwa pidana berada di sana.

" Ki Gendeng Terakhir dipersangkakan tidak mematuhi Pasal 4 huruf B jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Th. 2008 mengenai Penghilangan Diskriminasi Ras serta Etnis serta atau pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU 11 Th 2008 mengenai ITE serta atau Pasal 156 KUHP, " papar dia.

Paranormal Ki Gendeng Terakhir di tangkap penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya karna keluarkan ujaran kebencian yang berbentuk diskriminatif. Meskipun demikian, Ki Gendeng tidak tunjukkan penyesalannya sekalipun.

" Tidak menyesal, " tutur Ki Gendeng Terakhir di kantor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Mei 2017.

Ki Gendeng mengakui telah lama berlaku seperti yang dituduhkan kepolisian. Dia menyatakan, sikapnya itu tak ada kaitan dengan Pilkada DKI Jakarta sekian waktu lalu.

" Tidak ada (hubungan dengan pilkada). Dari dahulu memanglah ya, " kata Ki Gendeng Terakhir.