BREAKINGNEWS.CO.ID - Dalam satu pekan sekelompok ini telah terjadi dua kali tawuran di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan yang membuar resah masyarakat. Laku barbar tersebut dipastikan membuat geram warga maupun pengendara yang melintas di kawasan itu.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menduga kalau mulanya peristiwa tawuran bisa terjadi karena adanya gesekan kelompok yang gemar berkumpul. Tawuran juga bisa dihindari bila sekelompok tersebut tidak disusupi oleh provokator hingga akhirnya membuat kondisi semakin memanas.

“Itulah fungsinya RT dan RW ada, kan alat pemerintah semua itu. Mereka-mereka ini tak tersentuh oleh APBD. Saya rasa semua masyarakat kalo di tengahnya ada pemerintah gak ada masalah. Pasti ada provokator, ada  "sesuatu di wilayah situ,” ujarnya di kantor DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Tidak hanya rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW), politikus PDIP itu juga berharap pihak Kepolisian dan Satpol PP ikut terjun ke lapangan untuk mencaritahu penyebab masalah yang kerap berujung pada tawuran.

“Kalau semua pemerintah ada, saya pastikan aman, makannya tugas kita reses kebawah bawah buat mendata kekurangannya apa sih, terus dirangkum,” tutur Prasetio.

Sebagai informasi, tawuran terjadi pada Sabtu (3/2/2019) hingga mengakibatkan halte Transjakarta Pasar Rumput rusak. Tidak sampai di situ, selang satu hari kemudia yakni Selasa (5/2/2019) tawuran kembali terhajadi.