BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Polisi Hutan serta Jagawana bersama dengan Kepolisian RI untuk menelusuri dan memusnahkan ladang ganja dengan cara dibakar.
 
Hal tersebut dikatakan Bambang menyikapi persoalan ditemukannya dua hektar lebih ladang ganja di zona rimba Taman Nasional Kerinci Seblat, Kabupaten Kerinci, Jambi, penanaman dilakukan sejak tahun 2005 oleh masyarakat perambah.
 
"Meminta kepolisian untuk segera menindak tegas pelaku penanaman ganja tersebut," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/1/2019). 
 
Bambang juga mendorong KLHK melalui Polisi Hutan serta Jagawana untuk memetakan dan meningkatkan pengawasan secara intensif dengan melakukan patroli di zona rimba Taman Nasional Kerinci Seblat yang kerap ditanami ganja. 
 
"Mengimbau kepada masyarakat untuk turut aktif atau melaporkan ke Kepolisian RI jika mengetahui informasi adanya warga yang menanam ganja di hutan, khususnya di zona rimba Taman Nasional Kerinci Seblat," tegasnya.
 
Diketahui, Kebun ganja seluas 2 hektare ditemukan di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, Kabupaten Kerinci.
 
Anggota Satres dan Intelkam Polres Kerinci menemukan ribuan batang tanaman ganja di Taman Nasional Kerinci Seblat saat menyisir hutan sejak Minggu (20/1/2019) hingga Senin (21/1/2019).
 
Penyisiran di Taman Nasional Kerinci Seblat dipimpin Kanit Pidum, Ipda Rachmat Hidayat.
 
Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto, melalui Kanit Pidum Ipda Rachmat Hidayat, mengungkapkan pihaknya baru sampai ke Kota Sungai Penuh pada Senin (21/1/2019) sekira pukul 21.00 WIB, sejak mulai turun pukul 07.00 WIB.
 
"Lokasinya jauh di dalam hutan, memakan waktu tempuh sekitar 15 jam. Kita mulai start jam 02.00 WIB dini hari Minggu. Start mulai di Air Terjun Pendung Semurup, Kecamatan Air Hangat, Kerinci," kata Kanit.
 
Selama perjalanan, anggota Satres dan Intelkam melewati medan berat, yang terdiri dari jurang dan hutan belantara.
 
"Di lokasi, kita temukan 1 hektare tanaman ganja berukuran kecil, dan 3 titik bibit tanaman ganja yang disemai jumlahnya ratusan batang," katanya.
 
Selain itu, polisi juga menemukan tanaman ganja yang berukuran tinggi dan siap panen, jumlahnya juga ratusan batang.
 
Batang ganja yang tinggi terdapat 10 titik, di mana 1 titik terdapat sekira 50 batang ganja siap panen dengan tinggi sekitar 1,5 meter.
 
"Semua batang ganja yang ditemukan kami langsung cabut dan dibakar dan sebagian sampel kita bawa turun untuk barang bukti," katanya.