BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Komisi I dan Komisi III DPR meminta TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai untuk menutup penyelundupan narkoba jenis sabu di Jalan Trans-Kalimantan, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat melalui jalan tikus di Entikong (19/08/2018). "Meningkatkan pengawasan terhadap wilayah perbatasan langsung dengan Indonesia dan Malaysia," ujar Bambang di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Bambang juga mendorong Komisi III DPR meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhumham) melalui Kepala Lapas untuk melakukan penyelidikan terhadap seluruh narapidana di Lapas.

"Serta menindak tegas jika terbukti ada narapidana yang mengendalikan penyelundupan dan peredaran narkotika," jelasnya.

Bambang pun mengimbau kepada masyarakat dan aparat penegak hukum untuk berperan aktif membantu Kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pencegahan peredaran dan penggunaan narkotika.

Sebelumnya, BNN menggagalkan penyelundupan sabu asal Malaysia. Tiga penyelundup ditangkap. Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menjelaskan, tiga pelaku yang ditangkap atas nama Budi, Yusup, dan Gunawan. Ketiganya ditangkap hari ini, di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat sekitar pukul 11.00 WIB.

Arman menyatakan, penangkapan bermula dari hasil analisa intelijen berdasarakan laporan masyarakat. BNN mendapati informasi kuat adanya penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu kristal dari Malaysia melalui 'jalur tikus' di Entikong.

"Selanjutnya petugas BNN Pusat gabungan dengan BNN Provinsi Kalbar dan Petugas Bea Cukai Kalbar melakukan penyelidikan di wilayah Entikong," kata Arman dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Minggu 19 Agustus 2018.

Pergerakan Gunawan, Budi, Yusup terendus hingga akhirnya ketiganya ditangkap saat mengendarai sepeda motor di Jalan Trans Kalimantan. Saat ditangkap, Gunawan berboncengan dengan Yusup, sementara Budi ada di motor lainnya.

Gunawan sempat melarikan diri dalam proses pengembangan. Namun petugas melakukan pengejaran dan menangkap lagi Gunawan di sebuah rumah kawasan Sungai Beliung, Pontianak Barat.

"Dan saat dilakukan pengeledahan, ditemukan 10 kilogram sabu," kata Arman.

Selain barang bukti 10 kilogram sabu, BNN juga menyita tiga telepon genggam milik pelaku. Dua sepeda motor milik pelaku juga turut disita.