BREAKINGNEWS.CO.ID - Kondisi PSSI yang hingga kini belum juga menemukan pemimpin baru tentu menjadi perhatian stakeholder sepak bola nasional. Salah satunya Ronny Tanuwijaya, mantan manajer Persijatim. Ronny mengaku cukup prihatin melihat kondisi organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu yang sejak beberapa bulan terakhir tak memiliki Ketua Umum yang pasti.

Apalagi PSSI juga belum menetapkan, kapan  akan melakukan pemilihan ketua umum baru guna menggantikan posisi Joko Driyono yang saat ini tengah menghadapi masalah hukum. Kabar terakhir, PSSI baru akan menggelar Kongres pemilihan pada awal tahun 2020.

“Soal nasib PSSI sebaiknya diserahkan kepada klub-klub anggotanya. Merekalah yang sebenarnya memiliki hak untuk menentukan nasib PSSI ke depan, bukan pihak-pihak lain,” kata Ronny Tanuwijaya, yang ditemui breakingnews.co.id dalam sebuah acara ramah tamah dengan para mantan pemain timnas dan legendaris di Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Akan tetapi Ronny juga menambahkan jika sebaiknya kondisi di PSSI yang kurang ideal saat ini agar segera diakhiri secepatnya. “Sebaiknya PSSI juga segera memilih ketua yang baru. Tentunya ini agar organisasi bisa berjalan baik dan semua program-program PSSI juga bisa berjalan,” ucap Ronny Tanuwijaya, yang mendapatkan penghargaan sebagai salah satu Pembina sepak bola legendaris oleh para mantan pemain timnas era 80-an tersebut.

Masukan lain juga diberikan oleh pelatih timnas wanita, Rully Nerre. Mantan pemain nasional ini berharap, gonjang-ganjing di PSSI tak mempengaruhi program kepelatihan yang sudah berjalan dengan baik. Pasalnya saat ini, timnas di segala kelompok usai dan level juga sudah berjalan dengan baik.

“Kali ini, kita memiliki timnas yang programnya berjalan di semua level, mulai U-16, U-18 dan U23 dan timnas senior dan timnas wanita bisa berjalan baik. Bahkan kami mulai menyeragamkan pola dan sistem permainan di semua level timnas,” kata Rully.

Suasana yang baik dan mendukung perkembangan di timnas ini, Rully berharap tidak terganggu dengan kondisi PSSI atau pengurusnya. “Saya berharap agar siap pun ketuanya, atau pengurusnya, program timnas tetap berjalan dengan baik dan tidak harus terganggu dengan perubahan pengurus,” kata Rully.

Rully dan Ronny juga sepakat, kondisi sepak bola nasional yang kurang ideal ini harus diakhiri. Namun keduanya berharap, perubahan yang terjadi ke depan jangan membuat organisasi PSSI kembali ke titik nol.

“Segala sesuatu yang baik harus dipertahankan, dan yang kurang baik harus segera dihilangkan, sehingga organisasi PSSI makin sempurna,” ujar Ronny.

Sementara Rully berharap siapa pun figurnya, jangan sampai merombak pengurus yang terbukti cakap dan bisa bekerja dengan baik di PSSI.