BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes untuk memanfaatkan bantuan Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk akselerasi deteksi tuberkulosis (TBC) dan peningkatan layanan TBC di Indonesia.
 
"Manfaatkan bantuan tersebut dalam memerangi TBC di Indonesia, baik melalui pendampingan teknis, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan tenaga kesehatan, serta peningkatan layanan dan program penuntasan TBC," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/3/2019). 
 
Bambang pun mendorong dan mengimbau masyarakat untuk peduli dan melaporkan jika ada warga yang menderita penyakit TBC. "Mengingat penyakit ini masih menjadi penyakit yang mengancam kehidupan secara global," katanya.
 
Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan mengingatkan, meski dapat dicegah dan disembuhkan, TBC masih menjadi 10 penyakit mematikan di dunia. 
 
Dubes Donovan mengatakan, Amerika telah bermitra dengan Indonesia selama 20 tahun dalam memerangi TBC dan telah memberikan manfaat lebih dari 700.000 penderita TBC di Indonesia. Pemerintah Amerika berkomitmen untuk terus membantu Indonesia khususnya menuju bebas TBC tahun 2030.
 
“Selama 10 tahun terakhir kami telah menginvestasikan lebih dari 130 juta dolar Amerika (sekitar 1,8 triliun rupiah), untuk upaya deteksi dan pengobatan TBC di Indonesia. Kemitraan kami telah memberi manfaat sekitar 700.000 pasien TBC di Indonesia. Amerika Serikat telah menjadi yang terdepan dalam penanggulangan TBC secara global dan membantu lebih dari 50 negara yang terbebani TBC termasuk Indonesia yang menjadi negara dengan beban TBC tertinggi ke-3 di dunia," ujar Joseph saat merayakan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat, Minggu (10/3) lalu dilakukan peluncuran awal peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2019 di Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah.
 
Bantuan pemerintah Amerika disalurkan melalui lembaga dana pembangunan internasional USAID melalui program Challenge TB. Erin E.McKee, Direktur USAID Indonesia mengatakan, salah satu tantangan dalam memerangi TBC adalah stigma negatif terhadap penderita.