BREAKINGNEWS.CO.ID- Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan terjadinya lonjakan penumpang pada seluruh moda transportasi, baik transportasi darat, laut, ataupun udara yang diperkirakan naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. 
 
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kemenhub melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian untuk segera menyiapkan sarana dan prasarana tambahan. 
 
"Guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/12/2018). 
 
Lanjut Bambang, pihaknya mendorong Kemenhub dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan pengawasan dan inspeksi terhadap seluruh moda transportasi yang akan digunakan dengan melakukan uji kelaikan, terutama jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
 
"Agar menghentikan operasional transportasi umum yang tidak laik jalan, guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas," tegasnya. 
 
Bambang menambahkan, pihaknya mendorong Kemenhub berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) untuk melakukan pengaturan operasional angkutan barang (truk dan tronton), seperti membatasi jam operasional ataupun melakukan pengalihan rute lalu lintas. 
 
"Guna meminimalisir kemacetan panjang yang disebabkan oleh angkutan barang," jelasnya.
 
Lebih lanjut Bambang mendorong Kepolisian (Korps Lalu Lintas) dan aparat keamanan untuk melakukan pengendalian dan rekayasa lalu lintas dengan meningkatkan pemantauan, pengamanan, dan pengaturan di titik-titik yang berpotensi mengalami kemacetan ataupun rawan tindak kriminalitas, khususnya di rumah-rumah ibadah dan objek vital lainnya, serta menambah rambu-rambu lalu lintas yang mudah dilihat di setiap jalan. 
 
Selain itu Bambang mendorong PT. Pertamina untuk melakukan optimalisasi pelayanan dan operasional penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) guna memastikan jaminan ketersediaan BBM, khususnya dalam mengantisipasi kemacetan di sepanjang ruas jalan tol dan jalan non-tol. 
 
"Mendorong masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar berhati-hati, serta mengimbau aparat lingkungan (RT/RW) untuk turut memantau keamanan di lingkungan setempat, terutama bagi rumah yang ditinggal penghuninya," pungkasnya.