JAKARTA - Jadwal Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMA dan SMK telah diumumkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud). UN itu sendiri rencananya akan dimulai pada awal April mendatang. "Ujian Nasional akan digelar pada tanggal 2-5 April untuk SMK. Mata pelajaran lebih sedikit dibandingkan UN 2016," kata Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi, di Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Bambang menyebutkan ada empat mata pelajaran yang bakal diujikan yakni bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, serta teori kejuruan. Diluar itu juga akan ada ujian sertifikasi kompetensi yang bakal diuji Lembaga Sertifikasi Profesi. "Untuk SMK diuji melalui ujian sertifikasi kompetensi dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi melibatkan asesor dunia usaha, industri. Karena itu UN SMK dibatasi teori kejurusan," kata Bambang.

Sementara UN untuk jenjang SMA dan Madrasah Aliyah (MA) bakal dimulai pada 9-12 April. Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, dan satu mata pelajaran jurusan menjadi mata pelajaran yang akan diujikan.

Bambang menyebutkan siswa dapat memilih satu mata pelajaran tergantung jurusannya. Contoh, siswa jurusan IPA dapat memilih biologi, fisika, atau kimia. Hal tersebut untuk menguji passion atau minat siswa. "Ada pilihan mapel misalnya anak IPA bisa memilih salah satu aja, bisa biologi saja atau kimia. Kenapa satu mapel kita ingin passionnya di situ lah yang akan menekuni di situlah akan diuji," kata Bambang.

Nantinya untuk siswa yang tidak bisa mengikuti UN pada tanggal yang sudah ditetapkan bisa mengikuti UN susulan pada 17-18 April.

Disamping itu, jadwal UN untuk SMP/Madrasah Tsanawiyah juga akan digelar pada 23-26 April. Sedangkan UN susulan untuk SMP bakal dimulai pada 8-9 Mei 2018.

Ada pun jadwal UN pendidikan kesetaraan program paket C juga akan digelar pada 27-30 April dan 2 Mei. Sedangkan UN susulan untuk program paket B dab C juga akan dilakukan pada 11-14 Mei.