JAKARTA - Untuk kesekian kalinya sejak 2013, gelaran kompetisi olahraga lari terbesar tahunan yang dilakukan di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat kembali diselenggarakan oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) yang bertajuk BNI – UI Half Marathon 2018.

Lomba lari yang akan digelar 15 Juli 2018 menjadi upaya BNI, UI, dan ILUNI dalam mewujudkan misi running for all tahun ini. Ketua Umum ILUNI Arief Budhy Hardono mengatakan dalam edisi keduanya, mereka menyasar peserta lebih banyak dari tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 2.800 pelari.

“Tahun ini juga kami menyasar pendaftar yang bukan hanya berasal dari kawasan Jabodetabek, namun juga seluruh Indonesia," ujar Arief usai konferensi pers di Ruang Cakrawala, Kantor Pusat BNI, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Acara yang digelar di kampus UI Depok tahun ini menargetkan 3.600 peserta dengan tiga jarak tempuh yang berbeda yakni 5.000 m, 10.000 m dan 21.000 m (half marathon).

Tujuan besar dari diadakannya acara lomba lari di dalam kampus yang terbesar di Indonesia ini, ujar Arief, adalah untuk mengajak masyarakat memulai gaya hidup sehat dan memasyarakatkan olahraga lari.

Acara yang sudah mulai membuka pendaftaran melalui laman www.iluni.ui.ac.id dengan periode "early bird" yang mulai digulirkan pada 25 Maret sampai 14 April, menyediakan 500 tiket yang memiliki harga lebih murah 25 persen dari harga normalnya yang rencananya akan dijual hingga pertengahan Mei dengan harga Rp250 ribu (5 km), Rp300 ribu (10 km) dan Rp400 ribu (21 km).

"Hingga saat ini, sudah ada 200 pendaftar dengan sekitar 50 persen di antaranya mendaftar untuk half marathon, ini berbeda dari tahun lalu di mana kelas 10 km lebih banyak," kata Ketua Panitia BNI-UI Half Marathon 2018, Irfan Ferdiyansyah di lokasi yang sama.

Ketika ditanya terkait adanya peningkatan target jumlah peserta, pihak penyelenggara menyebut mereka meyakini dapat mencapainya karena dalam lomba ini, rute yang dipilih adalah melewati tempat-tempat ikonik di kampus UI yang bermula dan finis di gedung rektorat dengan trek lurus untuk mengakomodir keperluan pencatatan waktu terbaik para peserta.

"Selain itu, kami juga mengundang beberapa tokoh masyarakat, sekitar 10 hingga 20 orang baik dia alumni atau bukan, yang tujuannya menambah semarak gelaran ini selain tentunya ada hadiah menarik bagi pemenang lomba," kata dia.

Dalam kejuaraan yang akan terbagi tiga kategori lomba ini, akan memunculkan total 36 orang pemenang dari nomor putra dan putri di level umum dan master pada semua kategori dengan masing-masing akan mendapat hadiah Rp5 juta (juara satu), Rp3 juta (posisi dua) dan Rp2 juta (posisi tiga).