LONDON - Seorang ibu muda, Toni Crews (27), didiagnosis menderita kanker langka dan agresif di kelenjar air matanya pada bulan Juni 2017 lalu. Ia mengalami penglihatan yang kabur dan sakit kepala parah.

Dia mengatakan bahwa matanya terus-menerus tampak seperti sedang menangis sehingga akhirnya dia pergi ke dokter. "Mereka menunjukkan kepada saya MRI dan itu menunjukkan ada sesuatu di belakang mata saya dan sedikit mendorong ke depan," kata Crews kepada SWNS, sebagaimana yang dilansir dari msn.com (12/10/2017).

Crews, yang tinggal di Inggris Raya, dirujuk ke Rumah Sakit Mata Moorfields di London. Ibu dari dua anak tersebut menjalani biopsi. Dia ditawari radioterapi, namun dokter mengatakan perawatan terbaik untuknya adalah membuang matanya.

Toni Crews penderita kanker mata.. MSN.COM

"Saya memilih untuk mengalihkan pandangan agar mendapat kesempatan terbaik untuk bertahan hidup," kata Crews. Tiga minggu kemudian, ia menjalani operasi. Tapi setelah berbulan-bulan menunggu mata palsu dibuat, Crews memutuskan untuk menciptakan penutup mata untuk dirinya sendiri.

Jadi dia membeli sebuah tempelan mata hitam dari apotek dan memutuskan untuk menyesuaikannya. Tapi dia tidak berpikir untuk memulai bisnis sampai dokter yang menyarankannya. Crews berharap melalui bisnisnya, orang lain yang mengalami hal serupa bisa mendapatkan kepercayaan diri setelah dioperasi.

Dia menggunakan patch kelas medis dan menghiasnya dengan rhinestones, kristal Swarovski, kain dan cat kain. "Saya juga membuat custom eye patches yang bisa dipesan. Jadi jika Anda punya ide tentang sesuatu yang berbeda yang tidak ada di situs web saya, beri tahu saya dan kirimkan pesan kepada saya,"Crews menambahkan.