JAKARTA - Peristiwa kurang enak baru saja menghampiri pedangdut Rhoma Irama, studio rekaman miliknya diserang dan ditembak orang tidak dikenal Senin, 5 Maret 2018 sekitar pukul 10.00 WIB. Studio bernama Soneta Record tersebut terletak di Jalan Tole Iskandar no. 41 Depok, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis mengatakan bahwa peluru yang menyerah kediaman Rhoma Irama tersebut merupakan peluru nyasar. Putu Kholis Aryana mengatakan pihaknya sudah memeriksa lokasi kejadian dan melakukan olah TKP atas peristiwa tersebut.

"Kejadiannya Sabtu siang ditemukan satu proyektil peluru oleh karyawan kebersihan Soneta Record," katanya di Depok, Senin (5/3/2018). Meski demikian, kata dia, polisi masih mendalami penemuan proyektil yang menggegerkan warga Depok itu. Dari lokasi diketahui bahwa proyektil tergeletak di lantai depan teras Soneta Record. "Tidak ada kaca yang pecah ataupun barang rusak," tegas Kholis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi memastikan tidak ada rentetan tembakan, bekas tembakan hanya menyerempet bagian tembok bawah dekat lantai sehingga tidak merusak bagian jendela.  "Dugaan kuat ini peluru nyasar, karena bekasnya tidak parah. Kemudian peluru yang kami temukan hanya satu dan bukan diberondong," kata Kapolsek Sukmajaya, Komisaris Bronet di lokasi kejadian, Senin 5 Maret 2018.

Peluru menyasar di kediaman Rhoma Irama.



Namun demikian, polisi tetap akan mengusut tuntas kasus ini. Tak hanya itu, polisi juga akan melakukan pengamanan di studio musik yang berlokasi di Jalan Tole Iskandar tersebut. "Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. Kita tunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri,” kata Bronet.