BREAKINGNEWS.CO.ID - Di tengah hiruk pikuk kucuran bonus yang didapat atlet-atlet peraih medali di Asian Games 2018, cerita sebaliknya dialami atlet skateboard peraih medali perak di Asian Games, Jason Dennis Lijnzaat. Atlet berusia 14 tahun itu mengakui belum mendapatkan bonus. Faktanya, bukan hanya Jason saja yang belum mendapatkan bonus. Ternyata, seluruh tim skateboard Indonesia belum mendapatkan haknya.

Hal itu dikatakan oleh Pelatih Kepala Skateboard Timnas Indonesia di Asian Games 2018, Jo Jaya Charles Kusuma. Dijelaskan Charles, begitu sapaan akrabnya, pihaknya baru mendapatkan kabar pemberian bonus pada Sabtu malam (1/9). Waktunya mepet untuk mencari tiket kembali ke Jakarta. Karena, sehabis Asian Games itu, ia sudah mengatur atlet-atletnya untuk langsung kembali ke daerahnya masing-masing.

"Bukan hanya Jason saja yang belum dapat. Semua anak-anak termasuk saya di tim skateboard belum dapat bonusnya. Waktu itu sempat ada panggilan ke Istana, Jakarta. Tapi, kita tahu malamnya. Dan waktunya mepet. Jadi saya tidak bisa mengatur tiket dalam semalam itu. Belum lagi mau menginap di mana anak-anaka. Sementara PB juga tidak memberikan arahan," kata Charles kepada Breakingnews.co.id, Minggu (9/9/2018).

Untuk mengurus pencairan bonus, lanjut Charles, ia akan bertolak ke Kemenpora (Kementerian pemuda dan olahraga) selaku pemerintah yang menaungi pemberian bonus tersebut. "Sebenarnya ini masalah komunikasi saja. Jadi, rencananya Rabu (12/9), ini saya mau ketemu pak Menpora Imam Nahrawi mau bertanya bagaimana prosesnya. Karena seluruh atlet kan mendapatkan tabungan. Itu saya mengambilnya bagaimana, Saya yang menjemput atau saya menunggu." ucap Charles.

Lebih lanjut, Charles menyesalkan apa yang terjadi. Mengingat, atlet-atlet lainnya dari cabor lain telah mendapatkan bonus. Kita juga sebenarnya tidak etis bicara seperti ini. Tapi, namanya anak-anak kan nanya kepada saya. Jadi wajar saja, karena anak-anak juga punya kebutuhan masing-masing. Seperti jason yang harus kembali lagi ke Belanda untuk sekolah. Apalagi, teman-teman cabor lain sudah dapat,' bebernya.

Besaran Bonus

Tim Skateboard Indonesia sejatinya gagal meraih target yang diusung untuk meraih medali Emas. Namun, setidaknya, mereka menyumbang empat medali bagi kontingen Indonesia. Tim Skateboard Indonesia meraih dua perak dan dua perunggu. Sementara itu, peraih medali emas diberikan bonus Rp 1,5 miliar secara penuh dengan pajak sudah ditanggung. Adapun untuk pasangan atau ganda, mendapatkan Rp 1 miliar per orang dan Rp 750 juta per orang untuk beregu. Sama seperti peraih medali emas, bonus untuk pendulang perak pun terbagi ke dalam tiga kelas. Untuk tunggal Rp 500 juta, ganda Rp 400 juta, dan beregu Rp 300 juta per orang. Adapun, untuk setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu, dihadiahi Rp 250 juta, ganda Rp 200 juta dan beregu Rp 150 juta per atlet.

Para pelatih beregu mendapatkan Rp 600 juta untuk emas, Rp 200 juta untuk perak, dan Rp 100 juta untuk perunggu. Sedangkan untuk setiap medali kedua dan seterusnya, para pelatih mendapatkan Rp 225 juta untuk emas, Rp 75 juta untuk perak, dan Rp 37,5 juta untuk perunggu.

Untuk asisten pelatih perorangan/ganda mendapatkan Rp 300 juta untuk emas, Rp 100 juta untuk perak, dan Rp 50 juta untuk perunggu. Para asisten pelatih beregu mendapatkan Rp 375 juta untuk emas, Rp 125 juta untuk perak, dan Rp 62,5 juta untuk perunggu. Setiap medali kedua dan seterusnya, para asisten pelatih mendapatkan Rp 150 juta untuk emas Asian Games 2018, Rp 50 juta untuk perak, dan Rp 25 juta untuk perunggu.