BREAKINGNEWS.CO.ID - Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian Malaysia dalam upaya mengusut tuntas kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi dua Warga Negara Indonesia (WNI).

Dari sini, kata Dedi Mabes Polri terus lakukan koordinasi bersama Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), dengan bantu dan berikan sejumlah bukti tambah untuk memperkuat identifikasi korban atas nama Ujang Nuryanto dan Ai Munawaroh.

"Data-data yang diminta PDRM yang akan dilengkapi pihak kita antar lain dari sidik jari. Kebetulan sidik jari yang diketemukan di TKP baru satu tangan. Diidentifikasi tangan tersebut tangan laki-laki. Jadi sangat besar kemungkinan tangan tersebut milik saudara Nuryanto," ujar Dedi dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Selain bukti bukti fisik penguat lainnya, Dedi mengatakan Mabes Polri juga memberikan informasi detail dari hasil percakapan Whatsapp dari ho korban dan juga bukti transfer uang dari rekening BCA milik korban.

"Pihak Malaysia juga minta ke kita soal informasi transaksi rekening keuangan rekening BCA atas nama saudara Nuryanto, kita akan berikan, karena penguatan alat bukti tersebut sangat penting ungkap kasus ini setuntas-tuntasnya," ujarnya.

Sementara untuk identifikasi korban, Mabes Polri juga berikan sampel DNA keluarga korban ke kepolisian Malaysia, Hal itu, kata Dedi untuk meyakinkan Kepolisian Malaysia untuk masalah proses pidana para pelaku yang sudah di amankan.

"Dari pihak kepolisian bantu support sepenuhnya apa yang dibutuhkan PDRM melalui KBRI dan Kemenlu," ujarnya.