BREAKINGNEWS.CO.ID – Istri dari mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, Rosmah Mansor, ditahan oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) setelah diperiksa untuk yang ketiga kalinya pada Rabu (3/10/2018).

"Rosmah telah ditahan," ujar pengacara Rosmah, K. Kumaraendran, kepada AFP. Dikutip The Star, tim pengacara menuturkan Rosmah ditahan sekitar pukul 15.20 waktu Kuala Lumpur usai diperiksa sekitar empat jam oleh penyidik MACC. Mantan ibu negara tersebut kemudian akan menghadapi sidang dakwaan terkait dugaan kasus pencucian uang pada Kamis (4/10) mendatang.

Pemeriksaan Rosmah pada Rabu (3/10) masih terkait penyelidikan dugaan keterlibatan kasus korupsi dana investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menjerat suaminya. Seorang sumber menuturkan pemeriksaan Rosmah kali ini berkaitan dengan pembelian produk kosmetik anti-penuannya dari AS. Kosmetik tersebut disebut dibeli Rosmah senilai lebih dari 1 juta ringgit atau sekitar 5 miliar rupiah. Sebelumnya, Rosmah sudah diperiksa MACC dua kali terkait keterlibatannya dalam skandal 1MDB.

Pada 5 Juni lalu, Rosmah diperiksa untuk pertama kalinya selama lima jam oleh MACC. Rosmah diinterogasi seputar dugaan korupsi dana SRC International, bekas anak perusahaan 1MDB. Rosmah kembali diperiksa badan anti-rasuah itu pada 26 September lalu. Selama 13 jam, dia diperiksa mengenai dugaan aliran dana gelap 1MDB. MACC menuturkan penyelidikan Rosmah dalam skandal tersebut sudah rampung dan sudah diserahkan ke Mahkamah Agung.

Sebelumnya, Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) kembali memanggil Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Najib Razak, untuk ketiga kalinya, Rabu (3/10). Ditemani dua pengacaranya, Rosmah tiba di gedung MACC sekitar pukul 10.42 waktu Kuala Lumpur. Mengenakan baju tradisional kurung hijau dan selendang, perempuan 66 tahun itu tampak tenang saat memasuki gedung MACC dan melewati kerumunan media.

Beberapa spekulasi beredar bahwa Rosmah juga akan didakwa dan ditahan hari ini. Meski begitu, belum ada konfirmasi dari MACC terkait kabar tersebut. Badan itu tak menutup kemungkinan Rosmah akan segera dijatuhi dakwaan. Dia diperkirakan akan dijatuhi sedikitnya 20 dakwaan kasus pencucian uang terkait 1MDB.

Selain kasus korupsi, Rosmah juga disebut akan menghadapi persidangan terkait pembelian 44 perhiasan yang diduga tak ia bayar. Total harga perhiasan itu senilai 60 juta ringgit atau sekitar 217 miliar rupiah. Tuntutan terhadapnya muncul setelah sang penjual perhiasaan asal Lebanon, Samer Halimeh, menagih mantan ibu negara yang belum membayar 44 buah perhiasan yang ia beli pada Februari lalu.